Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com 13 Januari 2026 — Program penyediaan makanan bergizi gratis melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bojong Banjarwangi menuai kritik keras. Distribusi makanan yang seharusnya diterima tepat waktu justru mengalami keterlambatan, sehingga siswa SDN 2 Bojong, Kampung Cimenyan, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, terpaksa menunggu sejak pagi hingga waktu pulang sekolah.

 

Kondisi tersebut memicu keprihatinan berbagai pihak, termasuk pihak sekolah, yang mempertanyakan kinerja penyelenggara program, khususnya dapur SPPG Bojong Banjarwangi yang berada di bawah naungan Yayasan Aqromul Qur’an Bojong Banjarwangi.

 

 Keterlambatan ini dinilai bukan sekadar persoalan teknis, melainkan bentuk kelalaian serius yang berdampak langsung pada anak-anak sebagai penerima manfaat.

 

“Kenapa bisa terus terlambat? Anak-anak dari pagi sudah menunggu. Biasanya ada jadwal yang jelas, jam berapa makanan datang. Tapi kali ini tidak ada kejelasan sama sekali,” keluh salah satu pihak sekolah dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Ketua KNPI Garut Agil Syahrizal Apresiasi Training Raya HMI 2025: Dorong Gagasan SDA-Energi dan Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Pemuda

 

Ia menegaskan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Anak-anak dengan jam belajar panjang, bahkan yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, menjadi pihak yang paling dirugikan akibat keterlambatan distribusi tersebut.

 

“Kasihan anak-anak. Mereka punya jadwal belajar, ada yang kondisinya sedang kurang sehat, tapi masih harus menunggu tanpa kepastian,” ujarnya.

 

Pihak sekolah juga menyoroti lemahnya koordinasi serta minimnya konfirmasi dari penyedia makanan. Hingga menjelang siang hari, tidak ada penjelasan resmi terkait penyebab keterlambatan maupun estimasi waktu pengantaran.

Baca Juga :  RSUD dr. Slamet Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-61

 

“Ini bukan soal bisa atau tidak mengantar, tapi soal tanggung jawab. Kalau memang ada kendala, seharusnya disampaikan sejak awal. Jangan anak-anak yang jadi korban,” tegasnya.

 

Atas kejadian tersebut, berbagai pihak mendesak agar dapur SPPG Bojong Banjarwangi segera dilakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi manajemen, kesiapan operasional, maupun kedisiplinan terhadap jadwal distribusi.

 

Program pemenuhan gizi yang sejatinya bertujuan meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar siswa dikhawatirkan justru menimbulkan dampak sebaliknya apabila tidak dikelola secara profesional dan bertanggung jawab.

 

“Program ini menyangkut hak dasar anak-anak. Jangan sampai pemenuhan gizi hanya menjadi slogan di atas kertas, namun gagal dalam pelaksanaannya di lapangan,” pungkasnya. (Hil)

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru