DPRD Garut Ketok Palu APBD 2026 dan Enam Raperda, Kuorum Jadi Sorotan 

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — DPRD Kabupaten Garut resmi menetapkan enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan mengesahkan APBD Kabupaten Garut Tahun 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Jumat (28 November 2025). Ketua DPRD Garut, Aris Munandar, S.Pd.I, menyebut keputusan tersebut diharapkan menjadi landasan kuat bagi jalannya pemerintahan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam APBD 2026, DPRD dan Bupati Garut sepakat menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama. Meski demikian, sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, serta program sosial juga tetap menjadi bagian dari fokus anggaran.

Di tengah pembahasan, sempat beredar rumor terkait rencana pengadaan mobil dinas baru untuk Bupati dan Wakil Bupati. Aris menegaskan kabar tersebut tidak benar.

“Rumor bahwa Pak Bupati beli mobil, Pak Wakil beli mobil itu tidak. Sudah dibatalkan. Bahkan bantuan parpol pun tidak naik. Itu hasil keputusan bersama antara DPRD dan eksekutif,” ujar Aris.

Baca Juga :  Mewujudkan Polri yang Peduli dan Humanis SiPropam Polres Garut Lakukan Baksos

 

Kuorum Jadi Sorotan

Meski paripurna telah menghasilkan keputusan penting, sorotan muncul terkait dugaan minimnya kehadiran anggota dewan saat tahap penandatanganan, Jumlah anggota DPRD yang tersisa  hanya 17 orang dari total 50 anggota Bahkan di kursi peserta hanya tampak 13 orang.

Ketika dikonfirmasi mengenai keabsahan kuorum, pimpinan DPRD menyatakan bahwa pada saat rapat dibuka, jumlah anggota yang hadir masih memenuhi ketentuan. Namun pihaknya akan kembali memastikan melalui daftar hadir resmi.

“Secara dimulai itu kuorum, dan insya Allah jumlah yang hadir mencukupi. Tapi nanti kita cek kembali absensinya,” jelas Aris.

Baca Juga :  Regulasi Pusat Jadi Penghambat, Perubahan Status PPPK di Garut Belum Terwujud; FAGAR Desak Kesejahteraan Guru

 

Minimnya kehadiran dinilai terjadi setelah rapat diskors untuk istirahat dan ibadah (isoma). Banyak anggota dewan disebut tidak kembali ke ruang paripurna setelah skorsing dicabut.

 

Evaluasi Tata Tertib

Terkait kondisi tersebut, pimpinan DPRD menyatakan akan melakukan konsultasi mengenai tata tertib pelaksanaan paripurna guna mencegah kejadian serupa.

“Di tata tertib dan tata beracara sudah diatur mekanismenya. Ke depan, paripurna harus lebih tertib dan terkendali. Ini juga menjadi perhatian bagi teman-teman DPRD agar setelah diskors, wajib kembali ke ruang sidang,” tegasnya.

 

Dengan ketetapan enam raperda serta pengesahan APBD 2026, DPRD berharap arah pembangunan Kabupaten Garut dapat berjalan lebih terencana, transparan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. (Hil)

Berita Terkait

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat
DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat
Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat
Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka
Jangan Main Mata! HMI Garut Warning Pansel BAZNAS: Amanah Umat Bukan Ajang Kepentingan
Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB
Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid
Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:24 WIB

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:08 WIB

DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Jangan Main Mata! HMI Garut Warning Pansel BAZNAS: Amanah Umat Bukan Ajang Kepentingan

Berita Terbaru