Reses DPRD Garut, Iman Alirahman Komit Perjuangkan Aspirasi Kesehatan, Pendidikan, dan PTSL Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi Partai Golkar, H. Iman Alirahman, SH., M.Si., melaksanakan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di GOR Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menyerap aspirasi terkait pembangunan dan pelayanan publik.

 

Dalam sambutannya, Iman Alirahman menegaskan bahwa reses merupakan amanat konstitusi yang wajib dilaksanakan anggota DPRD untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, berbasis kebutuhan riil warga, serta selaras dengan visi Garut Hebat dan Berkelanjutan.

 

Sejumlah isu strategis mencuat dalam dialog tersebut, di antaranya masih tingginya angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Garut yang membutuhkan perhatian serius lintas sektor. Selain itu, persoalan tingginya angka putus sekolah juga menjadi sorotan, seiring perlunya penguatan sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tengah tantangan kondisi nasional maupun global.

 

Iman Alirahman juga menyinggung dampak kebijakan efisiensi anggaran APBD dan APBN terhadap program pembangunan daerah. Ia mendorong pemerintah desa dan masyarakat untuk lebih jeli menggali serta mengembangkan potensi lokal desa sebagai sumber usaha produktif guna menopang perekonomian warga. Menurutnya, pemerintah desa harus mampu memprioritaskan program yang berdampak langsung pada penurunan pengangguran, peningkatan ekonomi, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga :  Megawati Rayakan Ulang Tahun Ke-78 di Istana Batu Tulis, Ganjar Pranowo : Suasana Sederhana dan Penuh Keakraban

 

Selain itu, ia menjelaskan mekanisme pengusulan aspirasi masyarakat, baik dalam bentuk hibah maupun program prioritas, termasuk aspirasi yang belum terakomodasi dalam musyawarah desa maupun kecamatan, agar tetap dapat diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD.

 

Pada sesi penyerapan aspirasi, sejumlah warga menyampaikan keluhan. Aa Yayat, warga Desa Sindanglaya, menyoroti persoalan sertifikat tanah melalui program PTSL yang dinilai terhambat akibat belum jelasnya koordinasi antara BPN dan pemerintah desa, serta permasalahan pengelolaan sampah di Kampung Negla.

 

Sementara itu, Nurlela, warga Desa Situsaeur, mengeluhkan belum tuntasnya sertifikat PTSL di wilayahnya. Adapun Yaya, warga Desa Situjaya, menyampaikan permasalahan penonaktifan data penerima bantuan sosial Kemensos, meski masyarakat yang bersangkutan masih sangat membutuhkan, terutama untuk akses layanan kesehatan.

Baca Juga :  Dana Desa Mekarjaya Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi dan Dugaan Pemotongan Anggaran

 

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Iman Alirahman berkomitmen menindaklanjuti seluruh masukan masyarakat melalui pembahasan di DPRD serta koordinasi dengan instansi terkait agar diperoleh solusi yang konkret dan berkelanjutan.

 

Menutup kegiatan reses, ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat, khususnya terkait ketidakpastian sertifikat program PTSL, tidak akan berhenti pada forum dialog semata, melainkan akan diperjuangkan hingga melahirkan solusi nyata melalui kebijakan dan program pembangunan daerah.

 

“Saya akan membawa dan memperjuangkan seluruh aspirasi ini di DPRD sesuai kewenangan yang ada, baik melalui fungsi anggaran, pengawasan, maupun koordinasi dengan OPD terkait. Semua tentu membutuhkan proses dan sinergi,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi, khususnya dalam validasi data bantuan sosial, pengelolaan program PTSL, serta pengembangan potensi ekonomi lokal, sebagai kunci mewujudkan pembangunan yang adil, maju, dan berkelanjutan di Kabupaten Garut. (Hil)

Berita Terkait

Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan
FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid
PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut
Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal
Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut
“4 Bulan Tanpa Tindakan, Wildan Doggar Bongkar Buruknya Respons PLN”
Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas
35 PAC PPP Kabupaten Garut Minta Muscab Diulang, Dinilai Tidak Sah dan Langgar AD/ART
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:08 WIB

Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:59 WIB

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:59 WIB

PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:12 WIB

Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal

Senin, 4 Mei 2026 - 20:10 WIB

Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut

Berita Terbaru