Dedikasi LIBAS untuk Lingkungan : Tedi Sutardi Kritik Minimnya Apresiasi Terhadap Pengorbanan dan Perjuangan Nyata

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Ketua Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS), Tedi Sutardi, menyuarakan kekecewaannya terhadap kurangnya apresiasi atas perjuangan yang dilakukan oleh lembaganya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Meski telah menjalankan berbagai program edukasi, penghijauan, dan pengabdian kepada masyarakat, kinerja LIBAS kerap dianggap sebelah mata.

“Kami tidak pernah lelah untuk berjuang demi lingkungan. Namun, rasanya apa yang kami lakukan sering tidak dihargai, bahkan kadang mendapat respons yang melecehkan dari pihak-pihak yang seharusnya menjadi mitra kami,” ujar Tedi penuh keprihatinan, Jumat (03/01/2024).

Menurut Tedi, perjuangan LIBAS tidak hanya sebatas aksi nyata di lapangan, tetapi juga berfokus pada edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem. Meski mereka tidak mengharapkan pujian, Tedi menegaskan bahwa dukungan dan pengakuan sangat dibutuhkan untuk menjaga semangat para pegiat lingkungan.

“Kami hanya berharap pengakuan bahwa apa yang kami lakukan memiliki dampak positif. Tanpa dukungan pun, perjuangan kami tak akan berhenti, tetapi tentu sinergi akan membuat upaya ini jauh lebih berarti,” tambahnya.

LIBAS tetap berkomitmen menjalankan misi mereka, meskipun berbagai tantangan terus menghadang. Tedi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi lingkungan untuk bersama-sama menjaga alam sebagai warisan generasi mendatang.

“Jika hari ini kita abai, masa depan anak cucu kita yang akan menanggung akibatnya. Semoga lebih banyak pihak yang tergerak untuk peduli dan bekerja sama demi lingkungan,” kata Tedi.

Di tengah hambatan yang ada, semangat LIBAS tidak surut. Tedi berharap masyarakat dan pemerintah daerah mulai menghargai upaya yang telah dilakukan demi kelestarian lingkungan. (Red)

Baca Juga :  Kondisi Memprihatinkan SDN 2 Sukarasa Malangbong: Tamparan Keras untuk Pemerintah Garut

Berita Terkait

Delapan SD Tanpa Kepsek Definitif, Dinas Pendidikan Garut Diminta Beri Penjelasan
Tati Mardiati., S.Pd.I Dedikasikan 26 Tahun Pengabdian, Tutup Masa Bakti dengan Penuh Kehormatan
“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”
Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah
Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak
West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi
Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:43 WIB

Delapan SD Tanpa Kepsek Definitif, Dinas Pendidikan Garut Diminta Beri Penjelasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:59 WIB

Tati Mardiati., S.Pd.I Dedikasikan 26 Tahun Pengabdian, Tutup Masa Bakti dengan Penuh Kehormatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:40 WIB

Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WIB

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Berita Terbaru