Idul Fitri Kurang Berkesan Apid Sumarsana Ajak Warga Tetap Bersyukur

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 31 Maret 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garut,Nusaharianmedia.com – Idul Fitri tahun ini dirasakan kurang berkesan oleh Apid Sumarsana (51), seorang tokoh masyarakat Kampung Pamoyanan, RT 03 RW 01, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul,Kabupaten Garut. Menurutnya meski demikian, ia tetap mengajak warga untuk tidak mengurangi rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Menurut Apid, suasana Lebaran kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kemungkinan karena kondisi ekonomi yang masih sulit atau faktor lainnya.

“Ada yang merasa perayaan tahun ini kurang semarak, mungkin karena situasi yang sedang tidak mudah. Tapi yang terpenting, kita harus tetap bersyukur karena masih diberi kesehatan dan kesempatan merayakan Idul Fitri,” ujarnya. Minggu, (31/03/2025).

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi di tengah keterbatasan yang ada.

“Idul Fitri bukan hanya soal kemewahan, tapi tentang bagaimana kita bisa tetap saling berbagi dan menjaga hubungan baik dengan keluarga, tetangga, dan sesama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Apid mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap momentum Lebaran dapat menjadi ajang refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan Idul Fitri sebagai momen untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan mempererat hubungan sosial,” tutupnya.

Sebagai tokoh masyarakat, Apid berharap Idul Fitri di tahun-tahun mendatang dapat kembali dirayakan dengan lebih bermakna, tanpa mengurangi rasa syukur dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan. (DIX)

Baca Juga :  Sat Samapta Polres Garut Gelar Patroli di Pasar Ciawitali untuk Jaga Keamanan Warga

Berita Terkait

Delapan SD Tanpa Kepsek Definitif, Dinas Pendidikan Garut Diminta Beri Penjelasan
Tati Mardiati., S.Pd.I Dedikasikan 26 Tahun Pengabdian, Tutup Masa Bakti dengan Penuh Kehormatan
“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”
Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah
Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak
West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi
Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
TAK ADA ANGGARAN DI APBD 2026, PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT GARUT TERANCAM TERTUNDA, ANGGOTA KOMISI IV DPRD MINTA PEMKAB TERBUKA
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:43 WIB

Delapan SD Tanpa Kepsek Definitif, Dinas Pendidikan Garut Diminta Beri Penjelasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:59 WIB

Tati Mardiati., S.Pd.I Dedikasikan 26 Tahun Pengabdian, Tutup Masa Bakti dengan Penuh Kehormatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:40 WIB

Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WIB

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Berita Terbaru