Jemaah Haji Kloter 40 Asal Garut Tiba di Tanah Air,Satu Orang Wafat di Tanah Suci

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 Juli 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Garut Imbau Calon Jemaah Siapkan Fisik Sejak Dini

Garut,Nusaharianmedia.com – Setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, jemaah haji asal Kabupaten Garut yang tergabung dalam Kloter 40 Gelombang II akhirnya kembali ke tanah air. Mereka tiba di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, pada Selasa (01/07/2025) dini hari, sekitar pukul 00.15 WIB, dan disambut haru oleh keluarga serta petugas haji setempat.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Indra Anwar Mawardi, menyampaikan bahwa secara umum seluruh jemaah haji dalam kondisi baik dan selamat. Namun, ia juga mengabarkan adanya duka, yakni wafatnya satu orang jemaah saat menjalankan ibadah haji di Makkah.

“Alhamdulillah, jemaah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 14.20 WIB. Selanjutnya, mereka berangkat menuju asrama haji pada pukul 16.40 dan sempat beristirahat di Karawang sekitar pukul 19.00 WIB. Rombongan akhirnya sampai di Garut sekitar pukul 00.15 dini hari,” ungkap Indra saat ditemui di lokasi penyambutan.

Indra menjelaskan bahwa satu jemaah yang wafat diketahui bernama Azan, yang berasal dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Bungbulang. Menurutnya, almarhum wafat saat menjalankan ibadah haji dan dimakamkan di Tanah Suci sesuai dengan ketentuan dan syariat yang berlaku. Pihak Kemenag Kabupaten Garut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah beliau dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Meninggal dalam keadaan beribadah di Tanah Suci adalah sesuatu yang sangat mulia,” kata Indra dengan nada haru.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat yang memiliki niat untuk menunaikan ibadah haji. Menurutnya, pendaftaran haji perlu dilakukan sedini mungkin karena antrian haji yang cukup panjang serta perlunya kesiapan mental dan fisik yang matang.

“Ibadah haji bukan hanya soal kemampuan finansial, tapi juga kesiapan fisik dan spiritual. Maka kami imbau, masyarakat yang berniat menunaikan ibadah haji agar mempersiapkan diri secara menyeluruh dari sekarang,” tambahnya.

Kedatangan para jemaah disambut dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan oleh pihak keluarga yang telah menunggu dengan sabar. Tangis haru dan pelukan hangat mewarnai suasana penyambutan di halaman Pendopo Garut. Beberapa keluarga bahkan membawa spanduk dan bunga sebagai bentuk syukur atas kepulangan anggota keluarga mereka.

Sebagai informasi, jemaah haji Kloter 40 asal Kabupaten Garut tergabung dalam Gelombang II yang diberangkatkan melalui Embarkasi Bekasi. Mereka menjalani rangkaian ibadah haji sejak awal Juni 2025 lalu dan menghabiskan waktu sekitar satu bulan lebih di Arab Saudi.

Pemerintah Kabupaten Garut melalui Kemenag berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada jemaah haji di masa mendatang, termasuk melalui pembinaan, pemeriksaan kesehatan rutin, serta pembekalan manasik haji yang lebih komprehensif.

Kembalinya jemaah haji ke daerah juga menjadi momen refleksi dan syiar keagamaan yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat spiritual di tengah masyarakat. Para jemaah yang telah menjalankan rukun Islam kelima ini pun diharapkan menjadi teladan dalam kehidupan sosial keagamaan di lingkungan masing-masing. (MAN)
Baca Juga :  Mafindo Luncurkan" Al Goes to School" di Bogor: Menyemai Etika dan Literasi Digital di Kalangan Guru

Berita Terkait

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”
Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah
Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak
West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi
Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
TAK ADA ANGGARAN DI APBD 2026, PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT GARUT TERANCAM TERTUNDA, ANGGOTA KOMISI IV DPRD MINTA PEMKAB TERBUKA
Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Wujudkan Nilai Pancasila Lewat Aksi Kemanusiaan, Hidupkan Semangat Gotong Royong di Hari Lahir Bung Karno Melalui Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Dugaan Beking Peredaran Obat Keras Ilegal Mengemuka, Intimidasi Pelapor Dikecam
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:40 WIB

Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:25 WIB

Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WIB

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:44 WIB

Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB