Komisi II DPRD Garut Turun Tangan Tinjau Sengketa YBHM dengan Pihak Yoma

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nusaharianmedia.com 17 Oktober 2025 — Komisi II DPRD Kabupaten Garut turun langsung meninjau lokasi sengketa antara Yayasan Baitul Hikmah (YBHM) dengan pihak Yoma, menyusul polemik yang belakangan menuai perhatian publik dan memicu keresahan masyarakat sekitar.

 

Dalam kunjungan tersebut hadir Wakil Ketua Komisi II, Asep Mulyana, S.E bersama Sekretaris Komisi II, H. Riki Muhamad Sidik, S.Sos.  Keduanya menegaskan sikap tegas terhadap pihak Yoma yang dinilai tidak menghormati proses hukum yang masih berlangsung.

 

Asep Mulyana menegaskan bahwa Komisi II tidak menyetujui adanya aktivitas pembangunan atau pembongkaran di area yang masih berstatus sengketa.

 

“Kami memberikan teguran keras kepada pihak Yoma. Sebelum persoalan ini tuntas dan belum ada putusan resmi dari pengadilan, jangan ada kegiatan pembangunan apa pun di lokasi tersebut,” tegas Asep.

 

Ia juga menyoroti potensi dampak negatif terhadap keberlangsungan kegiatan pendidikan di bawah naungan YBHM.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kabupaten Garut Terima Audiensi Pagar, Kenaikan Status P3K Paruh Waktu Jadi Fokus Bahasan

 

“Kita harus pikirkan juga nasib guru dan murid. Kalau area sekolah ini tiba-tiba dibangun atau digunakan untuk kegiatan lain, bagaimana keberlangsungan kegiatan belajar-mengajar mereka?” ujarnya.

 

Senada, Sekretaris Komisi II, H. Riki, menilai tindakan pihak Yoma melakukan pemasangan plang dan pengerjaan di area sengketa merupakan bentuk pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

 

“Pihak Yoma seharusnya tidak melakukan aktivitas apa pun sebelum persoalan ini selesai. Padahal pada saat audiensi bulan Maret lalu sudah ada kesepakatan dengan Komisi II. Tapi kenapa hari ini tiba-tiba ada pengerjaan dan pemasangan plang tanpa pemberitahuan kepada kami? Ini jelas tidak menghargai lembaga DPRD,” tegasnya.

 

Sementara itu, Aceng Beton Ketua Ikatan Santri Pondok Pesantren (ISPP) Kabupaten Garut juga menyuarakan sikap keras terhadap aktivitas pembangunan di area tersebut. Ia menilai kegiatan itu berpotensi mengganggu proses belajar dan mengaji para santri yang berada di sekitar lokasi yayasan.

Baca Juga :  Hangatkan Kebersamaan Ramadhan, KADIN Garut Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama untuk Dorong Kolaborasi Pengusaha Daerah

 

“Kalau pengerjaan dan pembongkaran itu sampai merambat ke area sekolah dan mengganggu aktivitas belajar para santri, kami — Ikatan Santri Pondok Pesantren Kabupaten Garut — siap mengepung lokasi pengerjaan dan menutup seluruh aktivitas Yoma yang ada,” tegas Ceng Beton.

Pihaknya mendesak agar seluruh kegiatan pembangunan dihentikan sementara hingga proses sengketa hukum benar-benar selesai dan memperoleh keputusan tetap dari pengadilan.

 

Komisi II DPRD Garut memastikan akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga ada kejelasan hukum yang sah. Mereka juga berharap semua pihak dapat menghormati proses hukum serta mengedepankan kepentingan pendidikan dan stabilitas sosial masyarakat sekitar. (Hilman)

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah
Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan
Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah se-Jawa Barat 2026, Ketua DPD LASQI Tegaskan Wadah Silaturahmi Seniman Islami dan Ajang Pelestarian Seni Budaya Islam
Berita ini 339 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:27 WIB

Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB