LIBAS Gelar Aksi Penanaman Pohon di Puncak Rabbani, Kolaborasi Pemuda dan Stakeholder Warnai Peringatan Hari Pohon Sedunia

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com  — Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia, organisasi Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi penanaman pohon yang digelar di Perum Puncak Rabbani, Kecamatan Tarogong Kidul, Minggu (30/11/2025). Kegiatan ini menjadi rangkaian ketiga dalam program penghijauan berkelanjutan LIBAS, setelah sebelumnya dilaksanakan di RTH Kehati dan kawasan SOR.

 

Aksi tanam pohon berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Sejumlah pemuda Perum Puncak Rabbani menjadi motor penggerak utama, berhasil mendorong partisipasi warga untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang sarat edukasi lingkungan tersebut. Semangat kolaborasi membuat suasana kegiatan terasa guyub, sekaligus menunjukkan kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan hunian.

 

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari KDLH PDAM Tirta Intan Garut serta tim PAMULA yang mewakili Wakil Bupati Garut. Dukungan stakeholder dianggap menjadi energi tambahan bagi warga dan komunitas untuk terus menjaga konsistensi program penghijauan.

Selain itu, acara turut dihadiri Kepala Desa Godog, perwakilan Forkopimcam, serta sejumlah tokoh masyarakat yang memberikan apresiasi atas gerakan nyata LIBAS dan para pemuda Puncak Rabbani. Mereka menilai aksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan investasi lingkungan jangka panjang bagi generasi mendatang.

Baca Juga :  Bersatu di Lapangan,KPU Garut Bungkam Bawaslu 11-4 dalam Laga Persahabatan Penuh Keakraban

 

Gerakan Penghijauan Berkelanjutan

Ketua LIBAS Kabupaten Garut, Tedy Sutardi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan besar penghijauan LIBAS yang terus dikembangkan di sejumlah titik prioritas.

 

“Ini adalah agenda ketiga kami, dan kami bangga karena masyarakat semakin solid, terutama anak-anak muda yang menjadi motor penggerak. Penanaman pohon ini adalah langkah kecil, tetapi berdampak besar bagi masa depan lingkungan Garut,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan ini, LIBAS menyerahkan 700 bibit pohon untuk ditanam di kawasan Perum Puncak Rabbani. Tidak hanya menyerahkan, Tedy menegaskan bahwa LIBAS akan terus melakukan monitoring dan menambah jumlah pohon pada tahap berikutnya. Program ini menargetkan sedikitnya 20 RW sebagai lokasi penghijauan, dilaksanakan secara mandiri melalui program murni LIBAS tanpa dukungan pendanaan eksternal.

 

Selain penghijauan kawasan permukiman, LIBAS juga menggandeng PDAM Tirta Intan untuk program konservasi mata air. Lokasi berikutnya direncanakan berlangsung di kawasan mata air Cibulakan, yang menjadi puncak rangkaian kegiatan lingkungan LIBAS.

Baca Juga :  Kerja Keras Polsek Karangpawitan dan Tim SAR Berbuah Hasil, Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Ditemukan

 

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Tedy Sutardi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, mulai dari Wakil Bupati Garut, Ketua DPRD Garut, Dinas Lingkungan Hidup, hingga PDAM Tirta Intan yang diwakili langsung oleh H. Dadan.

 

“Ini adalah bukti nyata bahwa sinergi pemerintah dan masyarakat bisa mewujudkan percontohan perumahan berbasis lingkungan,” tegasnya.

 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga pohon-pohon yang telah ditanam dan terus memperkuat gerakan peduli lingkungan.

 

“Tidak akan ada keberhasilan jika hanya satu pihak yang bergerak. Tapi jika masyarakat dan pemerhati lingkungan bersatu, insya Allah keberhasilan itu lebih dekat,” ujarnya.

Harapan Warga: Puncak Rabbani Semakin Hijau

Aksi penanaman pohon ini mendapat sambutan positif dari warga Perum Puncak Rabbani. Mereka berharap kegiatan serupa dapat digelar rutin setiap tahun, sehingga lingkungan hunian menjadi lebih hijau, asri, dan sehat.

 

Melalui gerakan sederhana namun konsisten ini, masyarakat dan komunitas pegiat lingkungan membuktikan bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari lingkungan terdekat—dengan kolaborasi, kepedulian, dan komitmen bersama. (Hilman)

Berita Terkait

DPRD Jabar Tinjau SMAN 2 Gunung Putri Roboh, Aceng Malki Tekankan Pengawasan Proyek
Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah
Aksi Curas Bermodus Batang Pisang di Jalan, Tiga Pemuda Sukaresmi Diamankan Tim Sancang
Beasiswa Menyusut di Tengah Biaya Naik, GMNI Nilai Akses Pendidikan Tinggi Kian Tidak Adil
Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD
Lepas PNS Purnabakti, Sekda Garut Minta ASN Maksimalkan Pelayanan hingga Pensiun
Forum Pemerhati Lingkungan Garut Kritik Absennya Bupati di Forum Audiensi Lingkungan
Retribusi Dipungut, Sampah Dibiarkan: Jalan Ibrahim Adjie Jadi Ladang Uang Tanpa Tanggung Jawab
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:25 WIB

DPRD Jabar Tinjau SMAN 2 Gunung Putri Roboh, Aceng Malki Tekankan Pengawasan Proyek

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:14 WIB

Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:52 WIB

Aksi Curas Bermodus Batang Pisang di Jalan, Tiga Pemuda Sukaresmi Diamankan Tim Sancang

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:39 WIB

Beasiswa Menyusut di Tengah Biaya Naik, GMNI Nilai Akses Pendidikan Tinggi Kian Tidak Adil

Senin, 2 Februari 2026 - 18:59 WIB

Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD

Berita Terbaru