Massa Aksi Geruduk DPRD Garut, Tuntut Keadilan atas Kasus Driver Ojol dan Desak Reformasi Polri

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — Ratusan massa aksi menggeruduk Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, Jumat (29/8/2025). Aksi ini digelar sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan para anggota legislatif yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan fungsi serta amanah rakyat.

 

Dalam orasinya, demonstran menyoroti kasus meninggalnya seorang driver ojek online (ojol) di Jakarta pada Kamis (28/8/2025), yang hingga kini dinilai belum mendapat penanganan hukum secara adil. Massa menuntut Polri lebih berpihak kepada rakyat kecil dan menghentikan segala bentuk tindakan represif terhadap masyarakat.

 

Aksi yang digelar di depan kantor DPRD Garut sempat diwarnai ketegangan dan aksi saling dorong dengan aparat kepolisian. Namun, berkat pengawalan ketat, situasi akhirnya berangsur kondusif.

Baca Juga :  Live Tiktok RRG : Wadah Aspirasi Warga Garut Masa Kini

 

Dalam nota aspirasi yang diserahkan kepada perwakilan Fraksi DPRD Garut, massa menyampaikan sembilan tuntutan utama, yakni:

 

1. Menghentikan tindakan represif kepolisian terhadap aksi unjuk rasa maupun aspirasi masyarakat.

2. Mendesak adanya reformasi internal di tubuh Polri.

3. Menuntut penegakan hukum yang tegas terhadap aparat yang melakukan pelanggaran.

4. Mengutuk segala bentuk tindakan represif aparat terhadap rakyat.

5. Menuntut transparansi dalam penanganan kasus meninggalnya driver ojol di Jakarta.

6. Meminta DPRD Garut menyampaikan nota komisi kepada pimpinan DPR RI.

7. Menekankan fungsi pengawasan DPRD, termasuk hak interpelasi terkait persoalan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).

Baca Juga :  "Bendera Merah Putih Berkibar di KADIN Garut: Simbol Semangat Usaha dan Cinta Tanah Air"

8. Menggelar mimbar bebas bersama mahasiswa, pemuda, dan masyarakat pada 5 September 2025.

9. Menuntut kesetiaan penuh Fraksi dalam memperjuangkan aspirasi rakyat, khususnya terkait regulasi di DPR RI.

 

 

Koordinator aksi, Azhar Al Gifari, menegaskan pihaknya akan terus mengawal isu-isu krusial di Garut hingga ada langkah nyata dari aparat penegak hukum maupun lembaga legislatif.

 

> “Kami tidak akan berhenti bersuara sampai ada keadilan yang ditegakkan dan DPRD benar-benar menunjukkan keberpihakan kepada rakyat,” tegas Azhar.

 

 

Massa berharap DPRD Garut segera menindaklanjuti aspirasi tersebut demi terciptanya keadilan dan tegaknya demokrasi, baik di daerah maupun secara nasional.

 

Berita Terkait

DPRD Jabar Tinjau SMAN 2 Gunung Putri Roboh, Aceng Malki Tekankan Pengawasan Proyek
Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah
Aksi Curas Bermodus Batang Pisang di Jalan, Tiga Pemuda Sukaresmi Diamankan Tim Sancang
Beasiswa Menyusut di Tengah Biaya Naik, GMNI Nilai Akses Pendidikan Tinggi Kian Tidak Adil
Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD
Lepas PNS Purnabakti, Sekda Garut Minta ASN Maksimalkan Pelayanan hingga Pensiun
Forum Pemerhati Lingkungan Garut Kritik Absennya Bupati di Forum Audiensi Lingkungan
Retribusi Dipungut, Sampah Dibiarkan: Jalan Ibrahim Adjie Jadi Ladang Uang Tanpa Tanggung Jawab
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:25 WIB

DPRD Jabar Tinjau SMAN 2 Gunung Putri Roboh, Aceng Malki Tekankan Pengawasan Proyek

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:14 WIB

Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:52 WIB

Aksi Curas Bermodus Batang Pisang di Jalan, Tiga Pemuda Sukaresmi Diamankan Tim Sancang

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:39 WIB

Beasiswa Menyusut di Tengah Biaya Naik, GMNI Nilai Akses Pendidikan Tinggi Kian Tidak Adil

Senin, 2 Februari 2026 - 18:59 WIB

Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD

Berita Terbaru