Nusaharianmedia.com – Media Independen Online (MIO) Indonesia Kabupaten Garut menggelar Kongres Daerah (Kongresda) ke-II yang berlangsung di Bukit Tegal Malaka, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Sabtu (14/02/2026).
Kongresda II ini mengangkat tema “Memperkuat Media Independen Indonesia yang Profesional, Berintegritas dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Kabupaten Garut.” Tema tersebut menjadi refleksi sekaligus komitmen bersama dalam memperkuat eksistensi media online yang independen dan profesional di tengah dinamika pembangunan daerah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PP MIO Indonesia, Ays Proyogie, S.H., Ketua Umum PW MIO Indonesia Jawa Barat Azhari, S.Sos., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut Agus Kurniawan, para kepala bidang, Ketua PD MIO periode 2021–2025 Cecep, Ketua MIO Karawang, para anggota, serta tamu undangan lainnya.
Regenerasi Kepengurusan
Kongresda II ini dilaksanakan sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat daerah untuk melakukan evaluasi kepengurusan periode 2021–2025 sekaligus memilih kepengurusan baru periode 2026–2030.
Dalam proses pemilihan Ketua PD MIO Kabupaten Garut, terdapat tiga kandidat yang maju dengan membawa visi dan misi yang selaras, yakni memajukan jurnalis dan media online, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan Pemerintah Kabupaten Garut.
Pemilihan berlangsung secara demokratis, terbuka, dan transparan. Setelah melalui tahapan pemungutan suara, akhirnya terpilih Rusmana sebagai Ketua PD MIO Kabupaten Garut periode 2026–2030.
Pesan Ketua Umum PP MIO Indonesia
Ketua Umum PP MIO Indonesia, Ays Proyogie, S.H., menyampaikan pesan mendalam kepada ketua terpilih agar kepengurusan baru mampu memperluas peran organisasi di seluruh wilayah Kabupaten Garut.
“Kembangkan kepengurusan MIO ini seantero kabupaten, khususnya di Garut, dan jadikanlah MIO Kabupaten Garut sebagai wadah atau rumah bagi anggota-anggota yang ada di Kabupaten Garut, sebagai sarana pemberdayaan sekaligus pembinaan,” ujarnya.
Ia juga berharap kepengurusan baru mampu menjadikan MIO Garut sebagai organisasi yang tidak hanya kuat di tingkat lokal, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi daerah lain.
“Semoga dengan kehadiran kepengurusan yang baru sudah bisa membawa MIO Indonesia ini tidak hanya menjadi organisasi yang berada di sini, tetapi juga untuk wilayah lainnya supaya menjadi teladan,” tambahnya.
Visi dan Misi Ketua Terpilih
Sebagai Ketua MIO Garut terpilih, Rusmana memaparkan visi dan misi yang akan menjadi arah gerak organisasi selama lima tahun ke depan.
Visi:
Mewujudkan media online yang independen, kredibel, progresif, dan menjadi rujukan utama informasi publik yang berimbang, edukatif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Misi:
1.Menguatkan independensi dan etika jurnalistik.
Mengawal kebijakan dan pembangunan daerah.
2.Meningkatkan profesionalisme dan kompetensi anggota, termasuk mendorong pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan sertifikasi wartawan.
3.Mendorong transformasi digital media lokal serta optimalisasi platform digital agar media lokal mampu bersaing secara nasional.
4.Menjadi mitra kritis dan solutif pemerintah dengan tetap objektif dalam memberikan kritik serta menawarkan solusi konstruktif demi kemajuan Kabupaten Garut.
Rusmana menegaskan bahwa MIO Garut ke depan akan menjadi organisasi yang solid, profesional, dan berintegritas, serta siap bersinergi dengan pemerintah daerah tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial.
Kongresda II ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmen MIO Indonesia Kabupaten Garut untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang berkualitas dan bertanggung jawab. (**)









