Ngabuburit Unik di Sukabakti : Tradisi Mancing Santai, Cara Warga Habiskan Waktu Menunggu Beduk

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Maret 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

Garut,Nusaharianmedia.com – Bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan momen kebersamaan bagi warga Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Salah satu tradisi yang masih lestari hingga kini adalah “Mancing Santai Bersama,” kegiatan ngabuburit unik yang dilakukan setiap hari Kamis untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Kepala Desa Sukabakti, Wawan Gunawan, mengungkapkan bahwa tradisi ini sudah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian dari budaya desa.

“Setiap Kamis di bulan Ramadhan, warga berkumpul untuk memancing bersama. Selain sebagai hiburan, ini juga mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Wawan. Minggu,(09/03/2025).

Kegiatan ini biasanya berlangsung di beberapa kolam pemancingan di desa, baik milik pribadi maupun yang dikelola oleh komunitas pemancing setempat. Setelah adzan maghrib berkumandang, hasil pancingan pun kerap dibakar dan dinikmati bersama, menambah kehangatan suasana berbuka.

Asep (55), salah seorang warga, mengaku senang dengan tradisi ini karena memberikan keseruan tersendiri saat menanti waktu berbuka.

“Ngabuburit sambil mancing itu seru, waktu terasa lebih cepat. Apalagi kalau dapat ikan besar, makin puas,” katanya sambil tersenyum.

Pemerintah desa pun mendukung penuh kegiatan ini agar tetap terjaga dan bahkan bisa menjadi daya tarik bagi warga luar yang ingin merasakan suasana ngabuburit khas Sukabakti.

“Kami berharap tradisi ini tetap lestari di tahun-tahun mendatang, karena bukan hanya sekadar hobi, tapi juga bagian dari kebersamaan warga,” tutup Wawan Gunawan.

Dengan adanya tradisi ini, warga Sukabakti membuktikan bahwa ngabuburit tak harus monoton, melainkan bisa diisi dengan kegiatan santai yang penuh makna. (DIX)

Baca Juga :  Antisipasi Kemacetan, Polres Garut Siapkan Rute Pada Car Free Night Malam Takbir

Berita Terkait

Delapan SD Tanpa Kepsek Definitif, Dinas Pendidikan Garut Diminta Beri Penjelasan
Tati Mardiati., S.Pd.I Dedikasikan 26 Tahun Pengabdian, Tutup Masa Bakti dengan Penuh Kehormatan
“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”
Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah
Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak
West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi
Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
TAK ADA ANGGARAN DI APBD 2026, PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT GARUT TERANCAM TERTUNDA, ANGGOTA KOMISI IV DPRD MINTA PEMKAB TERBUKA
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:43 WIB

Delapan SD Tanpa Kepsek Definitif, Dinas Pendidikan Garut Diminta Beri Penjelasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:59 WIB

Tati Mardiati., S.Pd.I Dedikasikan 26 Tahun Pengabdian, Tutup Masa Bakti dengan Penuh Kehormatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:40 WIB

Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WIB

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Berita Terbaru