Rekayasa One Way di Puncak Bogor Kembali Diberlakukan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor,Nusaharianmedia.com – Sat Lantas Polres Bogor kembali menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di jalur Puncak pada Selasa (28/01/2025).

Kebijakan ini dilakukan pada hari keempat libur panjang dalam rangka perayaan Isra Miraj dan Imlek 2025. Kasatlantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, menjelaskan bahwa penerapan one way bersifat situasional, menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.

“Untuk hari ini, one way ke arah Puncak dimulai pukul 07.45 WIB, setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan ganjil-genap pada pukul 06.00 WIB,” ujar Rizky. Kamis,(30/01/2025).

Sementara itu, rekayasa lalu lintas ke arah Jakarta akan ditentukan berdasarkan kepadatan kendaraan pada siang hari. Diperkirakan, masih banyak wisatawan yang menuju kawasan Puncak mengingat Rabu (29/1/2025) masih termasuk dalam libur Imlek.

Kemacetan Akibat Dominasi Kendaraan Roda Dua

Hingga hari ini, tercatat sekitar 91.000 kendaraan melintas di kawasan Puncak, dengan mayoritas berupa sepeda motor yang mencapai 60 persen dari total kendaraan.

“Tingginya jumlah kendaraan roda dua menyebabkan kepadatan yang cukup parah, bahkan menghambat kelancaran sistem one way,” kata Rizky di Simpang Gadog, Senin (27/01/2025) malam.

Kemarin, pihak kepolisian menerapkan one way dari Puncak menuju Jakarta selama 10 jam, dari pukul 11.30 WIB hingga 21.30 WIB. Sementara itu, arus sebaliknya dari Jakarta ke Puncak hanya berlangsung selama 4 jam, mulai pukul 07.30 WIB hingga 11.30 WIB.

“Kami sempat melakukan kanalisasi untuk sepeda motor menjadi satu lapis, tetapi karena jumlahnya terlalu banyak, akhirnya dibuat dua lapis yang justru menambah kemacetan,” tutup Rizky. (Risma)

Baca Juga :  Tak Gentar Diterpa Hujan,Dedih Sugita dan Aca Tetap Pasang Plang Jalur Evakuasi Demi Keselamatan Warga Desa Sukabakti

Berita Terkait

Hadiri “Perempuan Berbicara”, Kepala DPPKBPPPA Garut Dorong Keterlibatan Aktif Perempuan dan Tekankan Kolaborasi untuk Pemberdayaan Perempuan
KAMMI Garut Serukan Penguatan Moralitas, Ketahanan Sosial, dan Perlindungan Generasi Muda
Reses H. Iden Sambas di Sukakarya, Hadirkan Dinsos Beri Solusi Desil dan BPJS Nonaktif, Infrastruktur serta Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas Aspirasi
DPPKBPPPA Garut Beri Pendampingan Intensif Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustad di Samarang 
Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi
* Reses DPRD Jangan Cuma Formalitas, Rakyat Menanti Bukti Kerja” Datang Saat Reses, Hilang Saat Aspirasi Ditagih.
Dinkes Garut Apresiasi 41 Apoteker Baru Lulusan Uniga, Angin Segar bagi Sektor Kesehatan Daerah
Reses Yudha Puja Turnawan Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga: Layanan Publik, Bantuan Korban Kebakaran, dan Advokasi BPJS
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:32 WIB

Hadiri “Perempuan Berbicara”, Kepala DPPKBPPPA Garut Dorong Keterlibatan Aktif Perempuan dan Tekankan Kolaborasi untuk Pemberdayaan Perempuan

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

KAMMI Garut Serukan Penguatan Moralitas, Ketahanan Sosial, dan Perlindungan Generasi Muda

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:15 WIB

Reses H. Iden Sambas di Sukakarya, Hadirkan Dinsos Beri Solusi Desil dan BPJS Nonaktif, Infrastruktur serta Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas Aspirasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:39 WIB

DPPKBPPPA Garut Beri Pendampingan Intensif Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustad di Samarang 

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:27 WIB

Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi

Berita Terbaru