SOR Kerkof Garut Dipadati Warga, Ruang Publik Rekreasi dan UMKM Tumbuh Pesat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — Kawasan Sentra Olahraga (SOR) Kerkof Garut dipadati ribuan warga pada Minggu pagi, 4 Januari 2026. Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan ke kawasan tersebut untuk memanfaatkan waktu akhir pekan dengan berolahraga, berekreasi bersama keluarga, sekaligus menikmati berbagai aktivitas ekonomi rakyat yang tumbuh di sekitar area SOR.

Berdasarkan pantauan di lokasi, lapangan utama dan area sekeliling SOR Kerkof terlihat ramai oleh warga yang melakukan beragam kegiatan. Sejumlah pengunjung tampak berjalan santai dan jogging mengelilingi kawasan, sementara lainnya memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia. Tidak sedikit pula keluarga yang datang bersama anak-anak untuk bermain dan menikmati suasana pagi di ruang terbuka publik tersebut. Selain aktivitas individu, beberapa komunitas olahraga juga terlihat menggelar latihan bersama, menambah semarak suasana akhir pekan.

Keramaian pengunjung turut diiringi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membuka lapak di sekitar kawasan SOR Kerkof. Beragam produk kuliner ditawarkan, mulai dari jajanan tradisional khas Garut hingga makanan dan minuman kekinian yang diminati berbagai kalangan. Kehadiran para pedagang ini menjadikan kawasan SOR tidak hanya sebagai pusat olahraga, tetapi juga sebagai ruang ekonomi rakyat yang hidup, terutama pada akhir pekan.

Setiap akhir pekan, kawasan SOR Kerkof kerap berubah menjadi pusat aktivitas masyarakat yang menyerupai pasar rakyat. Selain lapak kuliner, sejumlah wahana permainan sederhana untuk anak-anak juga tersedia di sekitar area, sehingga kawasan ini menjadi tujuan rekreasi keluarga. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa SOR Kerkof memiliki fungsi ganda, yakni sebagai sarana olahraga sekaligus ruang publik yang mendukung interaksi sosial dan kegiatan ekonomi warga.

Baca Juga :  Koalisi Mahasiswa Garut Gelar Aksi, Tegaskan Evaluasi Kinerja dan Transparansi Hukum

Dari sisi fasilitas, SOR Kerkof dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang yang cukup lengkap. Beberapa di antaranya adalah lapangan basket, arena latihan panjat tebing, fasilitas lompat jauh, area bermain anak dengan hamparan pasir, serta musala untuk memenuhi kebutuhan ibadah pengunjung. Fasilitas-fasilitas tersebut mendukung kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan kawasan ini untuk berbagai kegiatan.

Kawasan SOR Kerkof yang berlokasi di Jalan Merdeka, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dinilai mengalami penataan yang semakin baik. Penataan tersebut terlihat dari pengelolaan area yang lebih rapi serta penambahan sejumlah fasilitas pendukung yang mempercantik kawasan. Hal ini turut meningkatkan minat masyarakat untuk menjadikan SOR Kerkof sebagai destinasi utama pada akhir pekan.

Sejak dipimpin oleh Kepala UPT SOR Kerkof, Endang Rustandi, S.IP., yang akrab disapa Endang Ilen, kawasan tersebut mengalami sejumlah perubahan. Penataan dilakukan secara menyeluruh, termasuk penertiban alat peraga kampanye yang sebelumnya sempat terlihat di sekitar area. Selain itu, pihak pengelola juga menambahkan spot baru berupa wahana air mancur yang berada di depan tribun lapangan sepak bola, yang kini menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung.

Baca Juga :  Diduga Hanyut di Sungai Cimanuk, Polsek Karangpawitan Bersama Tim SAR Lakukan Pencarian

Perkembangan tersebut menjadikan SOR Kerkof tidak lagi hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan olahraga, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik favorit masyarakat Garut. Kawasan ini menjadi tempat bertemunya berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, untuk beraktivitas bersama. Keberadaan SOR Kerkof juga dinilai memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari keramaian pengunjung.

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi menyampaikan apresiasi terhadap fasilitas dan suasana yang tersedia di kawasan SOR Kerkof. Mereka berharap pemerintah daerah dapat terus meningkatkan kualitas penataan kawasan, terutama dalam hal kebersihan, keamanan, serta pengelolaan fasilitas umum. Warga juga menilai bahwa tingginya antusiasme pengunjung perlu diimbangi dengan pengaturan parkir dan arus pengunjung yang lebih tertib agar kenyamanan tetap terjaga.

Keramaian yang terjadi di SOR Kerkof Garut mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka hijau dan sarana publik yang representatif. Keberadaan ruang publik seperti SOR Kerkof dinilai penting sebagai tempat beraktivitas yang sehat, inklusif, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, kawasan ini diharapkan dapat terus berkembang sebagai pusat aktivitas olahraga, sosial, dan ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Garut. (Hilman)

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah
Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan
Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah se-Jawa Barat 2026, Ketua DPD LASQI Tegaskan Wadah Silaturahmi Seniman Islami dan Ajang Pelestarian Seni Budaya Islam
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:27 WIB

Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB