Sosialisasi Program Pembangunan 3 Juta Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Januari 2025 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Sosialisasi Program Pembangunan 3 Juta Rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) berlangsung di Rumah Makan Asep Stroberi Nagrek, Kabupaten Garut. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain perwakilan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (RI), relawan PRABU Jawa Barat dan Garut, DPC SPSI Kabupaten Garut, PT. RAP selaku konsultan, serta perwakilan dari Bank BTN.

Andri Hidayatulloh, Ketua DPC SPSI Kabupaten Garut, menyambut baik program ini dan berharap agar pelaksanaan pembangunan rumah dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yang menargetkan bantuan rumah ini untuk masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya pekerja dan buruh.

“Program ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan akses bagi mereka yang belum mampu memiliki rumah layak huni,” ujarnya. Senin,(13/01/2025).

Pada kesempatan yang sama, Bapak Rifdan dari PT. RAP, selaku konsultan program, mengungkapkan bahwa salah satu komitmen utama dalam pelaksanaan program ini adalah memastikan rumah yang dibangun tidak hanya layak huni, tetapi juga tidak membebani masyarakat dari segi finansial. “Kami berusaha agar harga rumah yang dibangun dalam program ini dapat terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah, sesuai dengan tujuan awal program,” jelasnya.

Program Pembangunan 3 Juta Rumah ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap masalah keterbatasan akses rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta mendukung pembangunan perumahan yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia, terutama di Kabupaten Garut. (Red)

Baca Juga :  Reaktivasi Jalur KA Garut-Cikajang Dinilai Langkah Strategis, Riki Rustiana: Warga Harus Mendukung Penuh

Berita Terkait

Dugaan Penjualan Seragam Rp1,5 Juta di SMP Negeri Jadi Sorotan DPRD Garut
Tak Hanya Publikasi, Bupati Garut Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lewat Rotinsulu Care Live
Temukan Lansia Desil 2 Belum Tersentuh Bansos, Ketua DPRD Garut Aris Munandar dan Yudha Puja Turnawan Minta Dinsos Evaluasi Total Pendataan Kemiskinan
Muda Bergerak, Ketua DPD KNPI Garut Agil Syahrizal Tegaskan KNPI Impact sebagai Wadah Aksi Nyata Pemuda Jadi Ruang Kolaborasi Nyata Pemuda untuk Menjaga Lingkungan
Dorong Semangat Belajar, Ketua Yayasan As-Saefulloh Garut Bagikan Seragam Gratis dan Santunan Duafa
*Kementan dan IFAD Evaluasi Keberhasilan Program UPLAND, Garut Jadi Percontohan Pengembangan Kentang*
*Fenomena 12.000 Pencari Kerja di Garut: Alarm Transformasi Vokasi Daerah*
*Ayi Suryana Temui Abenk Marco, Bahas Duplikasi Gerakan Ketahanan Pangan Mandiri di Garut*
Berita ini 213 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:38 WIB

Dugaan Penjualan Seragam Rp1,5 Juta di SMP Negeri Jadi Sorotan DPRD Garut

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:24 WIB

Tak Hanya Publikasi, Bupati Garut Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lewat Rotinsulu Care Live

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:48 WIB

Temukan Lansia Desil 2 Belum Tersentuh Bansos, Ketua DPRD Garut Aris Munandar dan Yudha Puja Turnawan Minta Dinsos Evaluasi Total Pendataan Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIB

Muda Bergerak, Ketua DPD KNPI Garut Agil Syahrizal Tegaskan KNPI Impact sebagai Wadah Aksi Nyata Pemuda Jadi Ruang Kolaborasi Nyata Pemuda untuk Menjaga Lingkungan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:05 WIB

Dorong Semangat Belajar, Ketua Yayasan As-Saefulloh Garut Bagikan Seragam Gratis dan Santunan Duafa

Berita Terbaru