234SC Garut Bertransformasi Jadi Ormas, Okke M. Hadist: Siap Kawal Pemerintahan dan Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3840x1728-0-0#

0-3840x1728-0-0#

Nusaharianmedia.com 13 September 2026 — 234 Solidarity Community (234SC) DPC Kabupaten Garut memperkuat konsolidasi organisasi setelah bertransformasi dari komunitas menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas).

 

Konsolidasi bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) tersebut melibatkan jajaran Pimpinan Cabang (PC) 234SC se-Kabupaten Garut. Kegiatan juga dihadiri langsung Ketua DPW 234SC Jawa Barat bersama jajaran pengurus.

 

Ketua DPC 234SC Kabupaten Garut, Okke Muhammad Hadist, mengatakan konsolidasi menjadi langkah awal untuk memperkenalkan sekaligus memperkuat keberadaan 234SC di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, transformasi menjadi ormas tidak boleh berhenti pada pembentukan struktur organisasi. Keberadaan 234SC harus mampu memberikan manfaat dan mengambil peran dalam kehidupan sosial masyarakat.

 

«“Ini adalah langkah awal setelah sebelumnya kami terbentuk. Kami hadir untuk masyarakat Garut dan ingin memberikan manfaat bagi seluruh kelompok masyarakat Garut,” ujar Okke.»

 

Ia menegaskan, 234SC ingin memperkenalkan diri kepada berbagai elemen masyarakat bahwa organisasi tersebut kini telah hadir dan berkembang di Kabupaten Garut.

 

Transformasi dari komunitas menjadi ormas, kata Okke, sekaligus membawa tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan peran sosial kemasyarakatan.

 

«“Kami saat ini sudah bertransformasi dari komunitas menjadi organisasi masyarakat, menjadi ormas,” katanya.»

Solidaritas Jadi Dasar Pergerakan

 

Dalam menjalankan perannya, Okke mengatakan 234SC akan mengedepankan semangat solidaritas sebagaimana tercermin dalam nama organisasi.

Baca Juga :  Kapolres Garut Silaturahmi dengan Tokoh Agama Yayasan Mumtaaz Mabruuk untuk Jaga Kamtibmas Kondusif

 

Menurutnya, solidaritas bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

 

«“Kembali kepada nama kami, 234SC, yaitu Solidarity Community. Kalau kita mengartikan kata solidaritas, itu sangat luas maknanya,” ungkapnya.»

 

Ia mengatakan 234SC siap membangun solidaritas dengan masyarakat, termasuk ketika menemukan persoalan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

 

«“Kami mencoba untuk bersolidaritas kepada masyarakat di Kabupaten Garut yang merasa ada hal-hal yang harus dibenarkan, harus diluruskan dalam pemerintahan,” ujarnya.»

 

Sikap tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari fungsi sosial 234SC sebagai kelompok masyarakat sipil. Organisasi tidak hanya diharapkan mampu menyampaikan aspirasi, tetapi juga memberikan kritik dan masukan secara konstruktif terhadap kebijakan pemerintah.

 

Meski menyatakan siap mengawal pemerintahan, Okke menegaskan 234SC tidak membawa kepentingan politik praktis dan tidak berafiliasi dengan partai politik tertentu.

 

«“Sekali lagi, kegiatan ini, dan kami pun tidak berafiliasi sedikit pun dengan partai manapun,” tegasnya.»

 

Konsolidasi Perkuat Struktur Organisasi

 

Kehadiran jajaran DPW 234SC Jawa Barat dalam konsolidasi OKK menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi di Kabupaten Garut.

 

Konsolidasi diarahkan untuk menyatukan langkah antara DPC dan PC, memperbaiki administrasi, melakukan pendataan anggota, serta mempercepat pembentukan pimpinan cabang di sejumlah wilayah kecamatan.

Baca Juga :  Pelaku Pencurian dengan Pemberatan Berhasil Diamankan Polsek Malangbong

 

Dalam mandat organisasi, DPC 234SC Kabupaten Garut memiliki target rekrutmen dan pendataan dengan minimal 50 KTA aktif pada setiap PC.

 

Selain itu, pembentukan struktur PC ditargetkan mencapai sedikitnya 50 persen plus satu dari jumlah kecamatan di Kabupaten Garut.

 

Seluruh proses pembentukan dan penataan organisasi diarahkan berjalan sesuai AD/ART, Peraturan Organisasi, serta keputusan DPP dan DPW 234SC.

 

Masa pelaksanaan mandat tersebut berlaku hingga 31 Desember 2026, dengan DPW memiliki kewenangan melakukan evaluasi terhadap capaian organisasi dan mengambil langkah sesuai ketentuan apabila target tidak terpenuhi.

 

Bagi Okke, konsolidasi OKK bukan sekadar agenda internal. Momentum tersebut menjadi awal pembuktian bahwa 234SC ingin hadir dan mengambil bagian dalam kehidupan masyarakat Garut.

 

Dengan mengedepankan semangat solidaritas, 234SC DPC Kabupaten Garut menyatakan siap membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, menjalankan fungsi sosial, serta mengawal jalannya pemerintahan tanpa membawa kepentingan politik praktis.

 

Pada akhirnya, transformasi menjadi ormas akan diuji melalui kerja nyata di lapangan. Bukan hanya seberapa kuat struktur organisasi terbentuk, tetapi sejauh mana 234SC mampu mengawal kepentingan masyarakat, menyampaikan kritik secara konstruktif, dan ikut menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di Kabupaten Garut. (Hil)

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Tiang Provider Berdiri di Ruang Publik Garut, Pemkab Didesak Ungkap Status Pemanfaatan Aset dan Kontribusinya
Imbauan kepada Seluruh ASN se-Indonesia untuk Mengheningkan Cipta bagi Tiga ASN Kabupaten Jayawijaya
Ketua DPRD Garut Buka Ruang Kolaborasi, 234SC Didorong Aktif Kawal Kebijakan hingga Persoalan Sosial
Usai Pengukuran Lapangan, Hj. Nurlela Luruskan Polemik Perumahan di Mekarsari: Lahannya Tak Tergerus
Paripurna DPRD Garut: Fraksi PKS Pertanyakan Dasar Kajian Penataan PKL Rp4,79 Miliar, Jangan Sekadar Jadi Proyek
Penataan PKL Pasar Baru Garut, Ketua Bapemperda Dorong Penataan yang Tertib, Transparan, dan Berlandaskan Hukum
PT Kembar Alam Group Tegaskan Kepatuhan Perizinan, Mediasi dengan Warga Mekarsari Capai Kesepakatan
Pembangunan PKL Pasar Baru Dipertanyakan, Rawink Rantik Tantang Pemda Buka Payung Hukumnya
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:59 WIB

Tiang Provider Berdiri di Ruang Publik Garut, Pemkab Didesak Ungkap Status Pemanfaatan Aset dan Kontribusinya

Minggu, 13 September 2026 - 19:47 WIB

Imbauan kepada Seluruh ASN se-Indonesia untuk Mengheningkan Cipta bagi Tiga ASN Kabupaten Jayawijaya

Minggu, 13 September 2026 - 19:20 WIB

234SC Garut Bertransformasi Jadi Ormas, Okke M. Hadist: Siap Kawal Pemerintahan dan Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Minggu, 13 September 2026 - 16:01 WIB

Ketua DPRD Garut Buka Ruang Kolaborasi, 234SC Didorong Aktif Kawal Kebijakan hingga Persoalan Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 00:22 WIB

Usai Pengukuran Lapangan, Hj. Nurlela Luruskan Polemik Perumahan di Mekarsari: Lahannya Tak Tergerus

Berita Terbaru