Tujuh Warga Desa Mekarsari Keracunan Akibat Memakan Jamur

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Sebanyak tujuh orang anak di Kampung Citengul, Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, dilaporkan mengalami keracunan setelah mengonsumsi jamur yang diduga beracun.

Kejadian ini bermula pada Selasa malam (29/01/2025) sekitar pukul 20.00 WIB, ketika ibu korban memasak jamur yang ditemukan oleh sang ayah di sekitar rumah.

Menurut keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, jamur tersebut ditemukan di bekas pohon kelapa di dekat rumah korban dengan ciri-ciri jamur berwarna hitam kebiruan.

Setelah dimasak, jamur tersebut disantap oleh ketujuh anak dari pasangan Atep (52 tahun) dan Lilis (45 tahun).

Tidak lama setelah makan, sekitar pukul 23.00 WIB, seluruh korban mengalami gejala mual dan muntah hebat yang disertai muntah berwarna kemerahan.

Khawatir akan kondisi anak-anaknya, kedua orang tua segera membawa korban ke Puskesmas Selaawi untuk mendapatkan penanganan medis.

Mereka adalah Kitmi (7 tahun), Salwa (8 tahun), Raisa (12 tahun), Hotimah (11 tahun), Adi (13 tahun), Lastri (15 tahun), dan Rifki (22 tahun).

Kapolsek Limbangan Kompol Wasino, S.H., bersama dengan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Limbangan, Aiptu Sukur dan Bripka Cecep Redy, telah melakukan monitoring langsung terhadap para korban di Puskesmas Selaawi dan melaporkan kejadian ini.

“Setelah menerima perawatan dan penanganan lebih lanjut, Alhamdulillah saat ini semua korban dalam kondisi stabil dan sudah mulai pulih.” Ujar Wasino saat ditemui awak media, Jumat (31/01/2025).

Kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

“Kami mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati dalam mengonsumsi jamur liar yang tidak diketahui jenisnya.” Pungkas Wasino. (Panji)

Baca Juga :  Kurangi Kemacetan Mudik Lebaran, Dedi Mulyadi Salurkan Kompensasi Rp1,4 Juta untuk Kusir Delman dan Tukang Becak di Garut

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru