Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Inisiasi Donor Darah, Dorong Kesadaran Generasi Muda di Tengah Kebutuhan Mendesak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  – Upaya membantu sesama kembali ditunjukkan melalui kegiatan donor darah yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot No. 2, Senin (23/3/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Anggota DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan dari Fraksi PDI-Perjuangan sebagai bentuk aksi sosial nyata.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara DPRD Garut dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut dalam upaya memenuhi kebutuhan stok darah yang saat ini tengah menipis.

Mengusung tema “Ayo Donor Darah, Selamatkan Nyawa Sesama”, kegiatan ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam aksi kemanusiaan, khususnya membantu para penderita Thalassemia yang membutuhkan transfusi darah secara rutin untuk bertahan hidup.

Dalam keterangannya, Yudha mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadan, minat masyarakat untuk mendonorkan darah cenderung menurun karena kondisi fisik yang tidak optimal. Sementara itu, kebutuhan darah tetap tinggi.

“Di bulan Ramadan memang sangat jarang masyarakat yang donor darah. Namun faktanya, banyak penderita thalassemia yang tetap membutuhkan transfusi darah. Bahkan saat ini stok darah di PMI Garut ada yang kosong,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meskipun kegiatan ini dilaksanakan di tengah masa cuti, dirinya tetap berinisiatif menjalin komunikasi dengan jajaran PMI Garut, termasuk Ketua Unit Donor Darah (UDD) PMI, dr. Iwan Irawan, serta Ketua PMI Kabupaten Garut, dr. Helmi Budiman. Kolaborasi tersebut akhirnya membuahkan pelaksanaan donor darah dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Sinergi DPRD dan BPR Garut, Yuda Puja Turnawan Apresiasi CSR untuk Warga dan Dorong Lanjutan Program BSPS

Sebagai bentuk apresiasi, Yudha juga menyediakan doorprize bagi para pendonor yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Ini bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu sesama. Penderita thalassemia sangat bergantung pada transfusi darah untuk bertahan hidup dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” katanya.

Yudha juga menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat, khususnya kalangan generasi muda (Gen Z), untuk menjadi pendonor pemula. Menurutnya, selama ini ketersediaan darah masih sangat bergantung pada pendonor rutin.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Donor darah bukan hanya untuk penderita thalassemia, tetapi juga untuk pasien operasi, korban kecelakaan, dan lainnya. Setetes darah sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa,” tegasnya.

Kegiatan donor darah ini sekaligus menjadi simbol bahwa Gedung DPRD Garut terbuka untuk masyarakat dalam berbagai aktivitas positif, tidak hanya untuk kepentingan politik atau audiensi.

Baca Juga :  Polemik Muscab PPP Garut, Cacan Cahyadi SH Surati DPP, DPW, Bawaslu, dan KPU, Ungkap Potensi Pelanggaran

Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi, dengan ratusan orang mendaftar sebagai pendonor. Namun, setelah melalui proses skrining kesehatan, hanya 56 kantong darah yang berhasil dikumpulkan.

“Harapannya, masyarakat tidak hanya donor saat ada kegiatan seperti ini saja. PMI Garut setiap hari membuka layanan donor darah dari pagi hingga malam. Silakan datang langsung untuk membantu menjaga ketersediaan darah,” tambahnya.

Ia juga memastikan bahwa program donor darah ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari komitmennya sebagai wakil rakyat di bidang kemanusiaan.

Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Garut menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Mereka mengakui bahwa selama Ramadan, jumlah pendonor menurun drastis, sehingga kegiatan seperti ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan darah harian.

Saat ini, stok darah sebagian besar masih berasal dari donor pengganti atau keluarga pasien, sementara kebutuhan harian terus berjalan. PMI berharap kolaborasi serupa dapat terus dilakukan guna menjaga stabilitas ketersediaan darah di Kabupaten Garut.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sesama, sekaligus memastikan ketersediaan darah tetap terjaga, terutama bagi pasien yang sangat membutuhkan. (Hilman)

Berita Terkait

Kasus Potong Rambut Siswi SMKN 2 Garut, DPPKBPPPA Berikan Pendampingan Psikologis dan Trauma Healing
Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan
FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid
PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut
Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal
Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut
“4 Bulan Tanpa Tindakan, Wildan Doggar Bongkar Buruknya Respons PLN”
Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:01 WIB

Kasus Potong Rambut Siswi SMKN 2 Garut, DPPKBPPPA Berikan Pendampingan Psikologis dan Trauma Healing

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:08 WIB

Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:59 WIB

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:59 WIB

PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:12 WIB

Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal

Berita Terbaru