Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Gelar Aksi di Bandung, Desak Panglima TNI Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  – Gelombang protes terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus terus meluas. Kali ini, Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum menggelar aksi massa di Kota Bandung, Sabtu (28/3/2026), dengan mendesak Panglima TNI untuk bertanggung jawab dan memastikan aktor intelektual di balik peristiwa tersebut segera diungkap.

 

Koordinator aksi, Muhammad Ramdan S, yang memimpin langsung jalannya demonstrasi, menegaskan bahwa kasus ini menjadi ujian serius bagi penegakan hukum di Indonesia. Ia menilai, penanganan perkara tidak boleh berhenti hanya pada pelaku lapangan.

 

“Kami turun ke jalan untuk menyuarakan bahwa keadilan bagi Andrie Yunus adalah harga mati. Kami menuntut agar pemberi perintah atau aktor intelektual di balik penyiraman ini diseret ke meja hijau,” ujar Ramdan di sela aksi.

Baca Juga :  Sigap,Kepolisian Pakenjeng Evakuasi Korban Kebakaran Rumah Panggung

 

Empat Tuntutan Utama

Dalam orasinya, aliansi menyampaikan empat poin tuntutan kepada otoritas terkait:

Usut Tuntas Aktor Intelektual

Penegakan hukum diminta tidak tebang pilih dan harus menjangkau pihak yang merencanakan serta mengendalikan aksi dari balik layar.

 

Proses di Peradilan Umum

Seluruh tersangka didesak untuk diadili di peradilan umum guna menjamin transparansi dan menghindari konflik kepentingan.

 

Pembentukan TPF Independen

Aliansi mendorong pembentukan Tim Pencari Fakta yang melibatkan unsur masyarakat sipil dan akademisi agar kronologi serta motif peristiwa dapat diungkap secara objektif.

 

Momentum Reformasi TNI

Aksi ini juga menjadi dorongan agar reformasi di tubuh Tentara Nasional Indonesia dipercepat, khususnya dalam aspek profesionalisme, akuntabilitas, dan netralitas institusi.

Baca Juga :  Ciptakan Kedamaian di Bulan Suci Ramadhan, Kades Cigadog Dedi Rudiana Imbau Warga Jauhi Fitnah

 

Ancaman terhadap Keselamatan Publik

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum menilai, jika aktor intelektual tidak segera diadili, maka potensi kejadian serupa dapat mengancam masyarakat luas. Penggunaan air keras sebagai alat intimidasi disebut sebagai tindakan yang melanggar prinsip kemanusiaan.

 

“Peristiwa ini adalah cerminan ancaman nyata terhadap keselamatan publik. Kami mendesak proses hukum yang akuntabel dan transparan. Jangan sampai ada pihak yang kebal hukum,” tambah Ramdan.

 

Aksi yang berlangsung tertib tersebut ditutup dengan komitmen aliansi untuk terus mengawal kasus hingga seluruh pihak yang terlibat mendapatkan hukuman setimpal sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berita Terkait

‎Semarak HUT Bhayangkara Ke-80 di Garut, Atraksi Pocil dan Kejutan Danrem 062/Tarumanagara Perkuat Sinergi TNI-Polri
HUT ke-48 AMPI, Garut Teguhkan Semangat Kekaryaan dan Komitmen Cetak Kader Muda Berkualitas untuk Negeri
Libur Panjang, Gunung Papandayan Jadi Magnet Wisatawan: Kawah, Hutan Mati, dan Edelweiss Memikat Pengunjung Luar Kota
GMNI Garut Teguhkan Semangat Bung Karno, Perkuat Nasionalisme, Ideologi Pancasila, dan Kepedulian Sosial
Perkuat Konsolidasi Organisasi, DPD KNPI Garut Luncurkan Mental Health KNPI Impact dan Rumah Ramah Bercerita untuk Wujudkan Garut Hebat
Orientasi dan Rakerda DPD KNPI Garut, Kadispora Asep Mulyana Ajak Pemuda Perkuat Kolaborasi Wujudkan Garut Hebat
Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:19 WIB

‎Semarak HUT Bhayangkara Ke-80 di Garut, Atraksi Pocil dan Kejutan Danrem 062/Tarumanagara Perkuat Sinergi TNI-Polri

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:51 WIB

Libur Panjang, Gunung Papandayan Jadi Magnet Wisatawan: Kawah, Hutan Mati, dan Edelweiss Memikat Pengunjung Luar Kota

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:18 WIB

GMNI Garut Teguhkan Semangat Bung Karno, Perkuat Nasionalisme, Ideologi Pancasila, dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:23 WIB

Perkuat Konsolidasi Organisasi, DPD KNPI Garut Luncurkan Mental Health KNPI Impact dan Rumah Ramah Bercerita untuk Wujudkan Garut Hebat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:55 WIB

Orientasi dan Rakerda DPD KNPI Garut, Kadispora Asep Mulyana Ajak Pemuda Perkuat Kolaborasi Wujudkan Garut Hebat

Berita Terbaru