Puluhan PAC PPP Garut Tegaskan Tak Tolak Muscab, Soroti Ketidaknetralan Lokasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 28 April  2026 – Polemik pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Garut terus menjadi sorotan. Sebanyak 35 Pimpinan Anak Cabang (PAC) menegaskan bahwa mereka tidak pernah menolak agenda Muscab, apalagi melakukan sabotase atau boikot terhadap kegiatan tersebut.

 

Penegasan itu disampaikan sebagai klarifikasi atas isu yang berkembang di internal partai. Para PAC menyebut, keberatan yang muncul semata-mata ditujukan pada lokasi pelaksanaan Muscab yang dinilai tidak memenuhi prinsip netralitas.

 

Salah satu perwakilan PAC menyampaikan bahwa pemilihan lokasi menjadi persoalan krusial karena diduga memiliki keterkaitan dengan salah satu kandidat yang akan bertarung dalam Muscab.

 

Baca Juga :  Dicky Chandra, dari Layar Kaca Hingga Ke Panggung Politik : Siap Dilantik untuk Menjabat Wakil Wali Kota Tasikmalaya

“Kami bukan anti Muscab. Kami justru ingin Muscab berjalan dengan baik, demokratis, dan bermartabat. Namun lokasi yang dipilih tidak netral karena berkaitan dengan salah satu calon,” ujarnya.

 

Soroti Ketidaknetralan Lokasi

Para PAC mengemukakan sejumlah alasan yang mendasari sikap mereka, di antaranya:

 

Ketidaknetralan lokasi, yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena berkaitan dengan salah satu kandidat.

 

Potensi ketidakadilan, yang dikhawatirkan memunculkan keberpihakan dalam proses Muscab, baik secara langsung maupun tidak langsung.

 

Menjaga marwah organisasi, mengingat Muscab merupakan forum tertinggi di tingkat kabupaten yang harus dijalankan secara objektif dan berintegritas.

 

Komitmen terhadap demokrasi sehat, dengan menjunjung prinsip jujur, adil, transparan, dan netral agar hasilnya legitimate dan diterima semua pihak.

Baca Juga :  Satukan Kader Lintas Dapil, PPP Garut Gelar Madrasah Kader Partai di Graha Bela Negara

 

Tuntutan dan Harapan

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlangsungan organisasi, para PAC menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

  • Muscab tetap dilaksanakan, namun di lokasi yang netral
  • Panitia bersikap objektif dan tidak memihak
  • Seluruh PAC dilibatkan secara resmi dan adil
  • Proses Muscab berjalan transparan serta sesuai aturan organisasi

Mereka menegaskan bahwa sikap ini bukanlah bentuk perpecahan, melainkan upaya menjaga persatuan dan integritas partai di daerah.

 

“PPP akan besar karena persatuan dan keadilan, bukan karena kepentingan segelintir pihak,” tegas salah satu perwakilan PAC.

 

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
HIMA PERSIS Garut Luncurkan Musda XIII, Anggota DPR RI Hoerudin Amin Dorong Lahirnya Pemimpin Berakhlak dan Visioner
Reses di Jayawaras, Yudha Puja Turnawan Tekankan Kolaborasi Atasi Persoalan Sosial dan Dorong Pembentukan Forum CSR/TJSLP untuk Bantu Warga Miskin
Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi
Paripurna DPRD Jabar, Yusuf Erwinsyah Pertanyakan Sejarah Milangkala Tatar Sunda dan Program Pendidikan Elitis
Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal
35 PAC PPP Kabupaten Garut Minta Muscab Diulang, Dinilai Tidak Sah dan Langgar AD/ART
Satkar Ulama Garut Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Persatuan Umat
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:19 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:26 WIB

HIMA PERSIS Garut Luncurkan Musda XIII, Anggota DPR RI Hoerudin Amin Dorong Lahirnya Pemimpin Berakhlak dan Visioner

Senin, 25 Mei 2026 - 19:53 WIB

Reses di Jayawaras, Yudha Puja Turnawan Tekankan Kolaborasi Atasi Persoalan Sosial dan Dorong Pembentukan Forum CSR/TJSLP untuk Bantu Warga Miskin

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:27 WIB

Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:11 WIB

Paripurna DPRD Jabar, Yusuf Erwinsyah Pertanyakan Sejarah Milangkala Tatar Sunda dan Program Pendidikan Elitis

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB