Nusaharianmedia.com 02 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Garut menggelar konsolidasi organisasi yang dirangkaikan dengan pelantikan serta penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan pengurus ranting. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan H. Dony Maryadi Oekon, S.T., Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, para pengurus PAC dan ranting, kader serta simpatisan partai, dan Bupati Garut.
Dalam sambutannya, H. Dony Maryadi Oekon menegaskan bahwa konsolidasi organisasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat soliditas partai sekaligus membangun kesiapan menghadapi agenda politik mendatang.
“Hari ini kita melaksanakan konsolidasi partai yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PAC dan ranting. Alhamdulillah kegiatan ini dihadiri Ketua DPD Jawa Barat dan juga Bupati Garut. Insyaallah dengan kekuatan baru dan tim baru ini akan menjadi energi baru bagi PDI Perjuangan ke depan,” ujarnya.
Ia optimistis kepengurusan baru mampu membawa PDI Perjuangan Kabupaten Garut kembali berjaya seperti pada Pemilu 1999 dengan meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Garut.
“Kita menargetkan kembali ke kondisi tahun 1999, minimal memiliki tujuh kursi atau bahkan lebih di DPRD Kabupaten Garut. Itu menjadi target yang harus kita perjuangkan bersama,” tegasnya.
Selain menekankan pentingnya penguatan organisasi, H. Dony juga memaparkan sejumlah program prioritas yang akan diperjuangkannya sebagai anggota DPR RI, khususnya di bidang kemasyarakatan dan lingkungan hidup.
Menurutnya, persoalan pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Kabupaten Garut maupun daerah lain di Jawa Barat. Ia menilai kondisi armada pengangkut sampah yang sudah banyak mengalami kerusakan perlu segera mendapat perhatian pemerintah pusat.
“Program yang paling utama adalah program kemasyarakatan. Permasalahan terbesar yang kita hadapi saat ini adalah sampah. Bukan hanya Garut, tetapi juga banyak daerah lain di Jawa Barat. Kondisi armada pengangkut sampah di Kabupaten Garut juga sudah banyak yang tua dan rusak. Ini akan saya perjuangkan agar pada program tahun 2027 Kabupaten Garut mendapat bantuan armada truk pengangkut sampah,” jelasnya.
Ia juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat, termasuk para relawan lingkungan hidup yang masih menghadapi berbagai persoalan terkait program maupun hak-haknya.
“Silakan berkoordinasi dengan saya. Kalau memang ada program atau hak masyarakat yang harus diperjuangkan, insyaallah akan saya kawal melalui kementerian terkait,” katanya.
Menutup sambutannya, H. Dony kembali menegaskan optimismenya bahwa PDI Perjuangan Kabupaten Garut mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui soliditas kader, kekuatan organisasi, serta kerja nyata di tengah masyarakat.
“Selama kita solid dan kekuatan partai terus terjaga, saya optimistis pada Pemilu 2029 PDI Perjuangan Kabupaten Garut mampu meraih minimal tujuh kursi di DPRD, sehingga kejayaan partai seperti tahun 1999 dapat kembali terwujud,” pungkasnya.
Konsolidasi dan pelantikan pengurus PAC serta ranting tersebut menjadi momentum penting bagi PDI Perjuangan Kabupaten Garut dalam memperkuat mesin organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan. Melalui kepengurusan yang baru, partai berharap dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat konsolidasi internal, serta menghadapi kontestasi politik Pemilu 2029 dengan organisasi yang semakin solid dan siap bekerja hingga ke akar rumput. (Hil)
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi nusharianmedia









