Nusaharianmedia.com 14 September 2026 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Ciamis terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, dengan menyalurkan bantuan fasilitas dan perlengkapan budidaya sayuran menggunakan sistem hidroponik kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sedap Malam, Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.
Bantuan diserahkan secara simbolis pada Jumat, 11 September 2026, di lokasi green house KWT Sedap Malam. Penyerahan dilakukan oleh Branch Office Head (BOH) BRI Ciamis, Ricko Anggara, kepada perwakilan pengurus kelompok.
Dukung Pertanian Modern Berbasis Teknologi
Bantuan yang diberikan mencakup pembangunan green house hidroponik, instalasi sirkulasi air, media tanam, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas budidaya tanaman hortikultura yang dikelola KWT Sedap Malam. Selain mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, pengembangan hidroponik juga diarahkan untuk membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota kelompok.
BOH BRI Ciamis Ricko Anggara mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian BRI terhadap pemberdayaan kelompok perempuan dan penguatan sektor pertanian berbasis masyarakat.
«“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata BRI terhadap pemberdayaan kelompok perempuan dan penguatan sektor pertanian berbasis kemasyarakatan. Pemanfaatan teknologi hidroponik menjadi solusi efektif dalam mendorong kemandirian pangan di tingkat desa sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi anggota KWT,” ujar Ricko.»
Diharapkan Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi
Dengan dukungan fasilitas tersebut, KWT Sedap Malam diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan produksi pangan bergizi bagi keluarga dan masyarakat sekitar, tetapi juga mengembangkan kegiatan pertanian yang memiliki nilai ekonomi.
Ke depan, keberadaan green house hidroponik tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran dan inovasi bagi masyarakat desa sekaligus mendorong terbentuknya kegiatan ekonomi produktif yang mandiri dan berkelanjutan.
“Kami berharap KWT Sedap Malam bisa menjadi contoh bahwa dengan teknologi tepat guna, ketahanan pangan di desa bisa kita wujudkan bersama,” pungkas Ricko.
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi Nusaharianmedia









