Wartawan Senior Riki Rustiana: Bisakah Kita Memanusiakan Manusia Tanpa Harus Memandang Suku dan Ras?

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Wartawan senior, Riki Rustiana, mengajukan pertanyaan mendalam yang menggugah kesadaran bersama: “Bisakah kita memanusiakan manusia tanpa harus memandang suku dan ras?” Dalam sebuah diskusi terbuka baru-baru ini, Riki menyampaikan pandangannya tentang pentingnya nilai-nilai kemanusiaan yang melampaui sekat-sekat identitas, ucapnya. Jum’at, (24/01/2025).

Menurut Riki, keberagaman suku dan ras yang ada di Indonesia seharusnya menjadi kekuatan, bukan penghalang dalam memperlakukan sesama dengan adil dan manusiawi. Ia menyoroti bahwa banyak masyarakat masih terjebak dalam prasangka dan stereotip, yang sering kali menciptakan jurang pemisah antara individu dari latar belakang yang berbeda.

“Memanusiakan manusia berarti memandang mereka sebagai individu yang memiliki hak, kebutuhan, dan martabat yang sama dengan kita. Hal ini tidak boleh didasarkan pada perbedaan identitas, seperti suku atau ras, tetapi pada kesadaran bahwa kita semua adalah manusia,” kata Riki.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan toleransi sejak dini untuk membangun masyarakat yang inklusif dan menghormati perbedaan. Menurutnya, peran keluarga, sekolah, hingga media sangat vital dalam membentuk cara pandang yang lebih terbuka dan menghargai nilai-nilai kemanusiaan.

Lebih lanjut, Riki menegaskan bahwa kebijakan pemerintah dan institusi sosial juga harus bebas dari diskriminasi. Ia berharap tidak ada lagi kesenjangan yang disebabkan oleh identitas seseorang, sehingga semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

“Kita tidak bisa memilih dilahirkan sebagai apa atau dari mana, tapi kita bisa memilih bagaimana memperlakukan orang lain. Jika kita terus menilai seseorang berdasarkan suku atau ras, kapan kita akan benar-benar menjadi manusia yang utuh?” tambahnya.

Pernyataan Riki Rustiana ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, terutama di tengah meningkatnya isu-isu sosial terkait perbedaan identitas di masyarakat. Banyak pihak yang sepakat bahwa memanusiakan manusia tanpa memandang suku dan ras adalah sebuah langkah penting menuju keadilan sosial dan persatuan bangsa.

Diskusi yang digagas oleh Riki diharapkan dapat menjadi awal dari perubahan cara pandang masyarakat, sekaligus mendorong dialog yang lebih inklusif di berbagai lini kehidupan. (DIX)

Baca Juga :  Polres Garut Giatkan Razia Miras di Kelurahan Kota Wetan

Berita Terkait

Demokrat Garut Gelar Buka Bersama dan Konsolidasi Pendidikan Politik Kader, Tekankan Perjuangan untuk Rakyat
Jelang Idul Fitri, Polres Garut Gelar Apel Siaga Ops Ketupat Lodaya 2026 dan Musnahkan 1.852 Botol Miras serta 704 Knalpot Brong
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat, Kegiatan Sosial di Desa Pakenjeng Libatkan PKK, UMKM hingga Pesantren
PMII Soroti 430 Dapur MBG di Garut, Desak Transparansi dan Audit Rantai Pasok, Singgung Dugaan “Penguasa Dapur”
KIM-PG Garut Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Berbagi Berkah Ramadan, Citimall Garut Ajak Anak Yatim Bermain, Belanja, dan Buka Bersama
Camat Karangpawitan Bersama Forkopimcam Matangkan Kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 Jelang Idul Fitri 1447 H
Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Tinjau Lansia Korban Kebakaran di Mekarmukti Cilawu, Ajak Semua Pihak Segera Bergerak
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 02:31 WIB

Demokrat Garut Gelar Buka Bersama dan Konsolidasi Pendidikan Politik Kader, Tekankan Perjuangan untuk Rakyat

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:55 WIB

Jelang Idul Fitri, Polres Garut Gelar Apel Siaga Ops Ketupat Lodaya 2026 dan Musnahkan 1.852 Botol Miras serta 704 Knalpot Brong

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:30 WIB

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat, Kegiatan Sosial di Desa Pakenjeng Libatkan PKK, UMKM hingga Pesantren

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:17 WIB

PMII Soroti 430 Dapur MBG di Garut, Desak Transparansi dan Audit Rantai Pasok, Singgung Dugaan “Penguasa Dapur”

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:07 WIB

KIM-PG Garut Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru