Diduga Minimnya Pengawasan Mini Market : Dampak Besar Bagi Pendapatan Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Pesatnya pertumbuhan mini market di berbagai wilayah Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan. Diduga, lemahnya pengawasan dari pihak terkait menyebabkan berbagai pelanggaran, mulai dari ketidaksesuaian jarak antar mini market hingga berdirinya gerai di kawasan pasar tradisional, yang seharusnya dilarang sesuai peraturan daerah.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa aturan mengenai pendirian mini market sering kali diabaikan, sehingga berimbas pada para pedagang kecil yang semakin terhimpit oleh persaingan tidak sehat.

Tidak hanya itu, pelanggaran dalam proses perizinan juga turut berdampak pada potensi kerugian bagi pendapatan daerah. Banyaknya mini market yang beroperasi tanpa izin lengkap atau bahkan diduga menyalahi aturan, membuat retribusi yang seharusnya masuk ke kas daerah menjadi tidak optimal.

Beberapa pihak menilai bahwa fenomena ini bukan sekadar kelalaian, melainkan ada indikasi pola pelanggaran yang terstruktur dan dibiarkan tanpa tindakan tegas.

Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan hanya perekonomian masyarakat yang terdampak, tetapi juga stabilitas pendapatan daerah yang seharusnya dapat digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai solusi, kepemimpinan baru diharapkan dapat lebih tegas dalam menegakkan aturan serta meningkatkan pengawasan terhadap operasional mini market.

Langkah konkret berupa inspeksi berkala dan penindakan terhadap pelanggaran menjadi hal mendesak agar aturan tidak hanya sebatas wacana, tetapi benar-benar ditegakkan demi kepentingan bersama. (DIX)

Baca Juga :  Bangkit Bersama IPHI: Menjawab Lima Krisis Nasional Demi Masa Depan Indonesia

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru