Minimnya Respon dan Peralatan, Petugas Keamanan Kesbangpol Garut Berjuang Sendirian Hadapi Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Maret 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Garut kembali memicu banjir di sejumlah titik, salah satunya di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Garut.

Pantauan awak media, hal tersebut karena buruknya sistem drainase diduga menjadi penyebab utama, menyebabkan air meluap dari selokan dan menggenangi area sekitar kantor.

Di tengah situasi tersebut, Pak Imin, petugas keamanan kantor, berusaha seorang diri mengatasi genangan air. Dengan peralatan seadanya, ia mencoba mengarahkan air agar tidak semakin meluas dan menghambat aktivitas di lingkungan sekitar.

Keadaan semakin sulit karena kejadian ini terjadi di hari libur, membuat kantor dalam kondisi sepi tanpa kehadiran pegawai lain yang bisa membantu. “Kami hanya bisa berusaha semampunya, membersihkan dan mengarahkan air supaya cepat surut. Tapi kalau saluran airnya memang sudah tidak memadai, ya tetap susah,” ujar Pak Imin dengan nada pasrah, Sabtu (15/03/2025).

Banjir yang kembali terjadi ini kembali menjadi sorotan terkait minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap perbaikan drainase. Warga setempat mengeluhkan kondisi yang terus berulang setiap kali hujan deras melanda.

“Seharusnya ada perbaikan drainase supaya tidak terus-terusan begini. Ini bukan pertama kali terjadi,” ujar seorang warga yang melintas di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Garut mengenai langkah konkret yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan drainase di kawasan Kesbangpol. Warga pun berharap ada tindakan nyata agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang. (Red)

Baca Juga :  Bank Mandiri Garut Gelar Edukasi Ekspor-impor, Dorong UMKM Siap Bersaing di Pasar Global

Berita Terkait

Kasus Potong Rambut Siswi SMKN 2 Garut, DPPKBPPPA Berikan Pendampingan Psikologis dan Trauma Healing
FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid
PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut
Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal
Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut
“4 Bulan Tanpa Tindakan, Wildan Doggar Bongkar Buruknya Respons PLN”
Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas
Cegah Cyberbullying, DPPKBPPPA Garut Gaungkan Bela Negara Digital dan Peran Orang Tua
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:01 WIB

Kasus Potong Rambut Siswi SMKN 2 Garut, DPPKBPPPA Berikan Pendampingan Psikologis dan Trauma Healing

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:59 WIB

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:59 WIB

PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:12 WIB

Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:29 WIB

“4 Bulan Tanpa Tindakan, Wildan Doggar Bongkar Buruknya Respons PLN”

Berita Terbaru