Kisah Lawas Tahun 1990 di Radio Jaman Dulu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Oleh : Pimpinan Redaksi Nusaharianmedia.com)

Tahun 1990 adalah masa keemasan radio di Indonesia. Di era sebelum internet dan media sosial mengambil alih dunia informasi, radio menjadi teman setia di setiap sudut kehidupan masyarakat. Dari anak sekolah hingga ibu rumah tangga, semua memiliki kenangan manis yang terukir bersama suara penyiar yang membahana dari perangkat radio.

Salah satu hal yang paling ikonis dari radio pada masa itu adalah acara “sandiwara radio”. Kisah seperti Saur Sepuh, Misteri Gunung Merapi, hingga Brama Kumbara menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Suara-suara khas para aktor dan narasi dramatisnya mampu membawa pendengar berimajinasi seolah-olah berada langsung dalam alur cerita. Tak jarang, keluarga berkumpul di ruang tamu hanya untuk mendengarkan episode terbaru, menciptakan momen kebersamaan yang sulit ditemukan di zaman sekarang.

Selain itu, acara “request lagu” menjadi favorit kalangan muda. Lewat radio, para remaja menitipkan pesan manis atau ungkapan cinta untuk seseorang yang mereka kagumi. Nama-nama seperti “DJ Kumbang Malam” atau “Penyiar Anak Senja” menjadi fenomena tersendiri. Radio adalah medium untuk merayakan perasaan, baik cinta, rindu, atau patah hati. Bahkan, banyak hubungan asmara berawal dari interaksi di acara radio!

Radio di tahun 1990 juga menjadi pusat informasi. Tanpa adanya televisi di setiap rumah, masyarakat bergantung pada radio untuk mengetahui berita terkini, cuaca, atau pengumuman penting. Program berita seperti RRI Pro-3 menjadi rujukan utama. Suara penyiar yang berwibawa membuat informasi terdengar lebih meyakinkan.

Namun, kekuatan radio tidak hanya pada programnya, tetapi juga pada komunitasnya. Pendengar setia sering membentuk kelompok-kelompok kecil, saling berbagi pengalaman, hingga mengadakan pertemuan langsung yang disebut kopdar (kopi darat). Di sinilah terasa bahwa radio bukan sekadar media, tetapi juga penghubung antarmanusia.

Kini, radio tradisional mungkin telah kehilangan sebagian besar pendengarnya. Namun, kenangan akan masa-masa indah di tahun 1990 tetap hidup di hati mereka yang pernah mengalaminya. Radio bukan hanya alat, melainkan bagian dari perjalanan hidup. Ia mengajarkan kita bahwa dalam keterbatasan teknologi, kreativitas dan suara mampu menjangkau banyak hati.

Di balik semua itu, radio mengingatkan kita untuk lebih menghargai kehangatan komunikasi yang sederhana namun penuh makna—sesuatu yang sulit ditemukan di tengah hiruk-pikuk media digital saat ini.

Kisah lawas dari radio tahun 1990 akan terus menjadi nostalgia yang tak tergantikan.

Baca Juga :  Berkah Bulan Ramadhan, Polsek Wanaraja Berbagi Takjil Gratis Jelang Bula Puasa

Berita Terkait

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Market Garut City Masuk Ranah Hukum, FMJK Laporkan PUPR Garut ke Kejaksaan, Perencanaan hingga Pelaksanaan Dipertanyakan
Tiang PLN di Tanah Warga, Pemindahan Diminta Rp5 Juta: LIBAS Desak PLN Tunjukkan Legalitas dan Dasar Tarif
Kepala Sekolah Definitif Minim, Disdik Garut Didesak Bertindak: Transparansi Mekanisme Seleksi dan Peran Pengawas Dipertanyakan
Ada Indikasi Benturan Perda? Ketua Pansus Raperda PKL Garut Desak SKPD Buka Dasar Hukum Pembangunan Pasar Baru
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Jumat, 18 September 2026 - 20:25 WIB

Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink

Jumat, 18 September 2026 - 14:46 WIB

Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus

Jumat, 18 September 2026 - 14:32 WIB

Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang

Rabu, 16 September 2026 - 20:18 WIB

Market Garut City Masuk Ranah Hukum, FMJK Laporkan PUPR Garut ke Kejaksaan, Perencanaan hingga Pelaksanaan Dipertanyakan

Berita Terbaru