HMI Garut Laporkan Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS ke Kejari

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Garut pada Rabu (24/9/2025) resmi menyerahkan laporan pengaduan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli), penyalahgunaan kewenangan, serta potensi tindak pidana korupsi (tipikor) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, khususnya di tingkat kecamatan.

 

Laporan dengan nomor 001/B/LP/HMI/09/2025 itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum HMI Cabang Garut, Yusup Saepul Hayat, setelah melalui serangkaian penelusuran dan investigasi internal.

 

Dalam laporannya, HMI Cabang Garut menyebut adanya indikasi kuat pungli yang dilakukan oknum pengawas kecamatan terhadap sejumlah kepala sekolah dengan dalih kelancaran administrasi dan pembinaan. Selain itu, terdapat dugaan penyalahgunaan Dana BOS yang diarahkan atau dipengaruhi oleh oknum pengawas maupun pihak tertentu di Dinas Pendidikan Garut.

Baca Juga :  Respon Cepat Polsek Malangbong Bersihkan Tumpahan Solar di Tanjakan Citeras

 

“Praktik ini tidak hanya dilakukan secara sporadis, tapi sudah memiliki pola yang Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM). Hal ini sangat mencederai prinsip pelayanan publik dan merugikan dunia pendidikan,” tegas Yusup.

 

HMI juga menyerahkan sejumlah bukti pendukung, antara lain dokumen, kwitansi pembayaran, laporan keuangan sekolah, serta catatan investigasi terkait manipulasi data dan indikasi penghilangan barang bukti oleh pihak-pihak tertentu.

 

Dalam permohonannya kepada Kejaksaan Negeri Garut, HMI Cabang Garut meminta agar kejaksaan segera melakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan pungli, penyalahgunaan Dana BOS, serta menelusuri keterlibatan oknum pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Sidang Putusan Sengketa Pilkada 2024, Pangandaran dan Tasikmalaya Masuk Agenda Hari Ini

 

“Kami berharap Kejaksaan dapat mengusut secara tuntas dan menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Dunia pendidikan di Garut harus bersih dari praktik-praktik kotor yang merugikan negara dan generasi penerus,” ujar Yusup.

 

Dengan diserahkannya laporan resmi ini, HMI Cabang Garut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penegakan hukum dan perbaikan tata kelola pendidikan di Kabupaten Garut

Berita Terkait

Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan
FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid
PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut
Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal
Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut
“4 Bulan Tanpa Tindakan, Wildan Doggar Bongkar Buruknya Respons PLN”
Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas
Cegah Cyberbullying, DPPKBPPPA Garut Gaungkan Bela Negara Digital dan Peran Orang Tua
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:08 WIB

Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:59 WIB

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:59 WIB

PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:12 WIB

Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal

Senin, 4 Mei 2026 - 20:10 WIB

Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut

Berita Terbaru