Nusaharianmedia.com 03 Januari 2026 — Kegiatan Bedah Buku Al-Amin karya Dr. KH. Yayan Bunyamin yang dirangkaikan dengan Pelantikan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Forum Pondok Pesantren (FPP) se-Kabupaten Garut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Acara tersebut dihadiri para ulama, pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi keagamaan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat. Melalui bedah buku Al-Amin, peserta diajak menggali nilai-nilai keteladanan, moderasi beragama, serta pesan moral yang relevan dengan tantangan kehidupan masyarakat dan pengembangan pesantren di era modern.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Ayi Suryana, S.E., dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kehadirannya mencerminkan dukungan legislatif terhadap penguatan literasi keislaman sekaligus pengakuan atas peran strategis pesantren dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Ayi Suryana menekankan pentingnya sinergi antara ulama, pesantren, dan pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial serta meneguhkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Ia juga mendorong percepatan penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai aturan turunan dari Peraturan Daerah (Perda) tentang Pondok Pesantren.
“Perda Pondok Pesantren harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pesantren. Karena itu, diperlukan Perbup agar implementasinya jelas, terukur, dan tepat sasaran,” ujar Ayi Suryana.
Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis tidak hanya dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak, tetapi juga dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, dukungan regulasi dan kebijakan dari pemerintah daerah menjadi hal yang sangat penting.
Ayi Suryana juga mengapresiasi keberadaan Forum Pondok Pesantren (FPP) sebagai wadah silaturahmi dan konsolidasi antarpondok pesantren. Ia berharap FPP dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyalurkan aspirasi pesantren serta berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Garut.
Sementara itu, pelantikan DPAC FPP se-Kabupaten Garut diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi pesantren hingga tingkat kecamatan, sekaligus meningkatkan peran aktif pesantren dalam pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat ukhuwah, memperkuat jejaring antar pesantren, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Garut yang religius, harmonis, dan berkeadaban. (Hil)









