Aliansi Mahasiswa Soroti Kekosongan Dirut PDAM Tirtawening, Desak Seleksi Transparan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 29 April 2026 Bandung – Kekosongan posisi Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung menuai sorotan dari kalangan aktivis. Aliansi Youth and Student Movement menyatakan sikap kritis terhadap proses seleksi yang tengah berlangsung untuk periode 2026–2031.

 

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, sebelumnya mengonfirmasi bahwa jabatan Dirut PDAM Tirtawening masih belum terisi. Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah mencari sosok profesional dan inovatif untuk meningkatkan cakupan layanan air bersih yang baru mencapai sekitar 38 persen.

 

Namun, di tengah proses seleksi tersebut, muncul berbagai kekhawatiran dari masyarakat dan aktivis di Jawa Barat. Proses open bidding dinilai belum sepenuhnya bebas dari potensi intervensi. Sejumlah pihak menyoroti adanya dugaan “pengkondisian” terhadap salah satu calon sejak awal, serta indikasi konflik kepentingan yang melibatkan panitia seleksi.

 

Kekhawatiran ini diperkuat oleh pengalaman pada periode sebelumnya. Menjelang akhir masa jabatan direksi pada Agustus 2025, sempat mencuat dugaan nepotisme dalam rekrutmen 132 pegawai baru yang dinilai tidak sesuai perencanaan anggaran serta dilakukan tanpa persetujuan Dewan Pengawas. Saat itu, DPRD Kota Bandung bahkan mendesak dilakukannya audit menyeluruh guna memastikan tidak adanya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Baca Juga :  SARBUMUSI NU Kepung Kantor Bupati Garut: Desak Netralitas Disnaker dan Tuntut Pemecatan Kadis Tenaga Kerja

 

Aktivis Youth and Student Movement Alliance, Norman Lutfi, menegaskan bahwa publik kini menaruh perhatian besar terhadap integritas proses seleksi. Ia menilai independensi panitia seleksi, objektivitas uji kelayakan dan kepatutan, serta konsistensi keputusan akhir Wali Kota sebagai Kuasa Pemilik Modal harus dijaga.

 

“Hal ini krusial mengingat kepemimpinan baru nantinya akan menentukan keberhasilan proyek strategis seperti SPAM Gedebage, serta penanganan krisis air bersih dan pengelolaan air limbah di Kota Bandung,” ujar Norman dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).

 

Lebih lanjut, Norman menekankan bahwa proses seleksi jabatan strategis di lingkungan BUMD harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi politik. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang menegaskan pentingnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Baca Juga :  “On The Track” atau Sekadar Retorika? Aktivis Bongkar Klaim Investasi yang Dinilai Tak Sejahterakan Rakyat

 

Dalam pernyataan sikapnya, aliansi tersebut menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya:

 

Menilai Panitia Seleksi (Pansel) tidak independen dan mendesak pembubarannya.

 

Mendesak pemeriksaan terhadap Sekretaris Daerah Kota Bandung selaku Ketua/Anggota Pansel atas dugaan ketidaknetralan.

 

Mendorong aparat penegak hukum mengusut dugaan praktik jual beli jabatan dalam proses seleksi.

 

Mendesak DPRD Kota Bandung mengambil sikap tegas melalui fungsi pengawasan terhadap Wali Kota.

 

Aliansi juga mengingatkan bahwa proses seleksi yang tidak transparan berpotensi merusak kepercayaan publik serta berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan air bersih di Kota Bandung.

 

“Kami berharap Pemerintah Kota Bandung dan DPRD dapat menindaklanjuti persoalan ini secara serius dan terbuka. Integritas dalam proses seleksi jabatan publik merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tutup Norman.

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah
Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan
Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah se-Jawa Barat 2026, Ketua DPD LASQI Tegaskan Wadah Silaturahmi Seniman Islami dan Ajang Pelestarian Seni Budaya Islam
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:35 WIB

Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:27 WIB

Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan

Berita Terbaru