Anggota DPR-RI Imas Aan Ubudiah Fasilitasi Pemulangan 13 Warga Garut–Tasik Korban Penipuan Perekrutan Kerja di Kalimantan Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 19 November 2025 -Sebanyak 13 warga asal Kabupaten Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat, akhirnya berhasil dipulangkan setelah menjadi korban penipuan perekrutan kerja di perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Kepulangan mereka difasilitasi langsung oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiah, bersama Wakil Ketua Komisi III DPR RI, M. Rano Alfath dari Fraksi PKB.

“Alhamdulillah semuanya kembali dengan selamat. Ini kewajiban saya untuk memastikan warga saya tidak dibiarkan terlantar di daerah lain,” ujar Imas.

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XI itu menegaskan bahwa pemulangan ini merupakan bentuk tanggung jawab moralnya sebagai wakil rakyat yang menaungi wilayah Garut dan Tasikmalaya. Ia memastikan seluruh korban telah tiba di Jakarta dalam kondisi baik dan sempat bertemu langsung dengannya.

“Alhamdulillah mereka sekarang sudah pulang, sudah tiba di Jakarta dengan selamat,” ungkap Imas saat dihubungi Rabu siang.

Baca Juga :  Berkah Bulan Ramadhan, Polsek Wanaraja Berbagi Takjil Gratis Jelang Bula Puasa

Imas menjelaskan bahwa para korban adalah para pencari nafkah yang justru harus menghadapi tindakan penipuan oleh oknum perekrut. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Siang ini, seluruh korban telah diberangkatkan kembali menuju kampung halaman masing-masing.

“Terima kasih kepada Pak Rano dan semua pihak yang sudah membantu kepulangan mereka. Insyaallah Allah yang akan membalas,” tuturnya.

Imas juga menyampaikan permintaannya kepada Gubernur Jawa Barat untuk ikut bersama-sama mengusut tuntas kasus penipuan dan penelantaran tersebut. Menurutnya, banyak warga Jawa Barat menjadi korban iming-iming pekerjaan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Saya meminta Pak Gubernur bisa bersama-sama untuk mengusut tuntas kasus penipuan dan penelantaran ini, karena begitu banyak masyarakat kita yang telah jadi korban,” tegasnya.

Baca Juga :  H. Aceng Malki Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-18 Partai Gerindra

Ia memastikan akan mendorong langkah hukum terhadap pihak perekrut yang diduga melakukan penipuan serta penelantaran terhadap para korban. Selain itu, ia mengingatkan pemerintah daerah hingga aparat desa untuk lebih aktif memberikan edukasi agar masyarakat tidak mudah tergiur tawaran kerja tanpa kejelasan.

Kasus ini bermula dari laporan mengenai sepuluh warga Garut dan tiga warga Tasikmalaya yang telantar setelah dijanjikan pekerjaan sebagai buruh perkebunan kelapa sawit dengan upah layak. Para korban sempat bekerja selama empat bulan tanpa menerima gaji. Di kemudian hari, perekrut kembali menawarkan pekerjaan baru, namun setibanya di lokasi, mereka justru ditelantarkan tanpa pekerjaan, tempat tinggal, maupun kepastian.

Dengan kepulangan ini, para korban kini dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Sementara itu, upaya penelusuran terhadap pihak perekrut terus didorong agar kasus serupa tidak kembali terjadi. (Hil)

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru