Ayi Suryana SE, Wakil Ketua DPRD Garut ; Tunjukan Kepemimpinan Tegas dan Bijak dalam Sengketa Tanah Wakaf YBHM

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Wakil Ketua DPRD Garut, Ayi Suryana, S.E., kembali membuktikan ketegasan dan kebijaksanaannya dalam menangani sengketa tanah wakaf yang melibatkan Yayasan Baitul Hikmah Mandiri (YBHM) dan pihak BPK Toni.

Dalam audiensi yang berlangsung dengan tensi tinggi, Ayi Suryana mampu meredam ketegangan dan mengarahkan diskusi ke jalur yang lebih konstruktif.

Perselisihan terkait status tanah wakaf ini sempat memicu perdebatan sengit, dengan masing-masing pihak mengajukan bukti dan argumentasi mereka.

Namun, Ayi Suryana dengan kepiawaiannya menciptakan suasana yang lebih kondusif, memastikan bahwa dialog tetap berlangsung dalam koridor musyawarah dan mencari solusi terbaik.

“Kita harus mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan langkah hukum. Apalagi ini bulan Ramadan, momentum yang tepat untuk memperkuat perdamaian dan kebersamaan,” ujar Ayi Suryana dalam forum tersebut. Jum’at, (21/03/2025).

Pendekatan yang diterapkan Ayi Suryana mencerminkan kepemimpinan yang tidak hanya tegas, tetapi juga berimbang dan solutif. Sikapnya yang mengutamakan musyawarah menunjukkan bahwa penyelesaian konflik dapat dicapai melalui komunikasi yang terbuka dan mediasi yang adil.

Keberhasilannya dalam menengahi sengketa ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan umat dan kemaslahatan bersama sangat diperlukan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat. (Red)

Baca Juga :  Elf Pelat Merah Terguling di Sukabumi, Angkut Rombongan Staf Universitas Suryakancana Cianjur

Berita Terkait

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang
Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Berita ini 236 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:44 WIB

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Berita Terbaru