Diduga Hanyut di Sungai Cimanuk, Polsek Karangpawitan Bersama Tim SAR Lakukan Pencarian

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — Polsek Karangpawitan, Polres Garut, bersama Tim Search and Rescue (SAR) serta warga setempat melakukan upaya pencarian terhadap seorang wanita yang diduga hanyut di aliran Sungai Cimanuk. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cibuluh, Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, pada Senin pagi, 5 Januari 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Karangpawitan, AKBP Moh. Duhri, S.H., M.M., menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian. Saksi bernama Salim Nanang saat itu sedang memancing di aliran Sungai Cimanuk ketika melihat seorang wanita datang dari arah hulu sungai.

Menurut keterangan saksi, wanita tersebut secara tiba-tiba langsung terjun ke aliran Sungai Cimanuk. Melihat kejadian tersebut, saksi berusaha memberikan pertolongan dengan mendekati korban. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena korban diduga melakukan perlawanan dan terus berenang ke arah tengah sungai. Kondisi arus Sungai Cimanuk yang cukup deras membuat korban akhirnya terseret arus dan menghilang dari pandangan saksi.

“Berdasarkan keterangan saksi atas nama Sdr. Salim Nanang, saat yang bersangkutan sedang memancing di Sungai Cimanuk, tiba-tiba dari arah atas datang seorang wanita yang langsung terjun ke sungai. Saksi sempat berupaya menolong, namun korban melakukan perlawanan dan berenang ke tengah hingga terseret arus,” ujar AKBP Moh. Duhri.

Baca Juga :  Seleksi Direksi Perumda Tirta Intan Garut Jadi Sorotan: Dugaan Balas Jasa Pasca Politik Kian Menguat, Desakan Publik Panitia Harus Menjunjung Tinggi Transparansi

Setelah kejadian tersebut, saksi segera melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Karangpawitan. Menerima laporan tersebut, petugas kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Polsek Karangpawitan kemudian berkoordinasi dengan Tim SAR serta melibatkan warga setempat untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Cimanuk, baik di titik awal korban terjun maupun di sepanjang aliran sungai yang berpotensi menjadi jalur hanyut korban.

AKBP Moh. Duhri menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan dengan kondisi medan serta arus sungai. Sungai Cimanuk diketahui memiliki arus yang cukup kuat, terutama di beberapa titik, sehingga proses pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

“Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Cimanuk bersama Tim SAR dan dibantu warga sekitar,” tambah Kapolsek.

Keterlibatan warga setempat dalam proses pencarian dinilai sangat membantu, mengingat mereka mengenal karakteristik sungai dan kondisi lingkungan sekitar. Warga turut memberikan informasi mengenai titik-titik yang dianggap rawan serta membantu pemantauan di sepanjang bantaran sungai.

Baca Juga :  Libas Gelar Peringatan Hari Penanaman Pohon Sedunia: Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat di Garut”

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat sekitar, mengingat Sungai Cimanuk merupakan salah satu sungai besar di Kabupaten Garut yang memiliki arus deras, terutama pada musim tertentu. Kondisi tersebut kerap menimbulkan risiko bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar aliran sungai, baik untuk memancing, mandi, maupun kegiatan lainnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar aliran sungai, khususnya Sungai Cimanuk. Masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas berisiko di area sungai, terutama saat kondisi arus sedang deras, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan seseorang.

Selain itu, kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri yang berisiko tinggi saat mencoba menolong korban di aliran sungai. Upaya pertolongan sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan diri dan segera meminta bantuan kepada petugas atau pihak terkait yang memiliki peralatan dan keahlian khusus.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih dalam proses pendataan dan pencarian masih terus berlangsung. Polsek Karangpawitan bersama Tim SAR memastikan akan terus melakukan upaya maksimal dalam proses pencarian hingga diperoleh kejelasan terkait keberadaan korban. Aparat kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan proses pencarian berjalan aman dan efektif.

Berita Terkait

DPRD Jabar Tinjau SMAN 2 Gunung Putri Roboh, Aceng Malki Tekankan Pengawasan Proyek
Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah
Aksi Curas Bermodus Batang Pisang di Jalan, Tiga Pemuda Sukaresmi Diamankan Tim Sancang
Beasiswa Menyusut di Tengah Biaya Naik, GMNI Nilai Akses Pendidikan Tinggi Kian Tidak Adil
Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD
Lepas PNS Purnabakti, Sekda Garut Minta ASN Maksimalkan Pelayanan hingga Pensiun
Forum Pemerhati Lingkungan Garut Kritik Absennya Bupati di Forum Audiensi Lingkungan
Retribusi Dipungut, Sampah Dibiarkan: Jalan Ibrahim Adjie Jadi Ladang Uang Tanpa Tanggung Jawab
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:25 WIB

DPRD Jabar Tinjau SMAN 2 Gunung Putri Roboh, Aceng Malki Tekankan Pengawasan Proyek

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:14 WIB

Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:52 WIB

Aksi Curas Bermodus Batang Pisang di Jalan, Tiga Pemuda Sukaresmi Diamankan Tim Sancang

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:39 WIB

Beasiswa Menyusut di Tengah Biaya Naik, GMNI Nilai Akses Pendidikan Tinggi Kian Tidak Adil

Senin, 2 Februari 2026 - 18:59 WIB

Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD

Berita Terbaru