Libas Gelar Peringatan Hari Penanaman Pohon Sedunia: Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat di Garut”

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 23 November 2025 -Peringatan Hari Penanaman Pohon Sedunia yang diselenggarakan oleh organisasi Libas (Lingkungan Anak Bangsa) berlangsung khidmat dan penuh antusiasme di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Copong, Kabupaten Garut, Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi berbagai pihak untuk menjaga kelestarian lingkungan di Garut.

 

Acara dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Garut drg. L. Putri Karlina, MBA, Ketua DPRD Garut Aris Munandar, S.Pd.I, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Intan Garut Dr. H. Dadan Hidayatulloh, S.Ag., M.I.Pol, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan kuat Pemerintah Daerah terhadap gerakan penghijauan yang diinisiasi Libas.

Ketua Libas Kabupaten Garut, Tedy Sutardi, menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari gerakan berkelanjutan untuk memperbaiki kondisi lingkungan. Ia menjelaskan bahwa Libas telah menyusun program penanaman pohon melalui beberapa tahapan di sejumlah lokasi prioritas, di antaranya RTH Kehati, kawasan Sor, Puncak Rabani, dan Mata Air Cibulakan.

Baca Juga :  Muscab PPP Garut Tuai Sorotan, Panitia Dinilai Abaikan Prinsip Keadilan dan Keterbukaan

 

“Intinya adalah sinergisitas dalam perbaikan lingkungan. Kami ingin membangun gerakan bersama antara pemerintah, lembaga, komunitas, dan masyarakat,” ujar Tedy.

 

Salah satu program yang telah berjalan yaitu pembagian bibit kepada setiap RW melalui RTH Kehati, dengan kuota 50 bibit per RW sesuai permohonan. Tahap berikutnya akan dilaksanakan pada 30 November 2025 di Puncak Rabani, yang rencananya akan kembali dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekda, jajaran PDAM, dan para tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai konservasi air dan pentingnya menjaga tutupan lahan.

 

Dalam rangka mendukung penghijauan di perkampungan, Libas menyediakan sedikitnya 6.000 bibit pohon, di antaranya Pucuk Merah, Mahoni, Kiperak, dan Kiara Payung.

 

Dukungan masyarakat pun sangat kuat. Tedy mengungkapkan bahwa 340 petani binaan Libas terlibat dalam program ini, dengan 20 di antaranya hadir langsung pada kegiatan di RTH Copong. Kolaborasi juga terjalin dengan Pesantren Biru, Yayasan Alam Rabani, dan masyarakat kawasan Cipulakan yang menyambut antusias kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Camat Karangpawitan Resmi Buka AKSERA 2026, Dorong Generasi Sehat dan Berprestasi Sejak Dini

 

“Masyarakat yang justru menyambut kami. Mereka menyiapkan tempat, tenaga, dan dukungan penuh. Ini yang paling unik dan membangkitkan semangat,” katanya.

 

Tedy menambahkan bahwa Libas telah menjalin komunikasi intensif dengan DLH, DPRD Garut, serta berbagai pihak lainnya bahkan sebelum memasuki bulan November. Kesepakatan bersama telah terbangun untuk bersinergi selama satu tahun penuh dalam gerakan pemulihan lingkungan.

 

Menanggapi meningkatnya bencana banjir dan longsor di berbagai daerah, Tedy mengajak masyarakat Garut menjadikan penanaman pohon sebagai langkah nyata mitigasi bencana.

 

“Gerakan ini adalah ajakan nyata. Pemerintah, masyarakat, dan lembaga-lembaga harus turun langsung. Penanaman pohon adalah langkah awal mencegah bencana. Dengan sinergi, kita bisa memperbaiki keadaan,” tegasnya.

 

Ke depan, Libas juga merencanakan pembentukan Forum Pemerhati Lingkungan Garut sebagai wadah kolaborasi jangka panjang.

 

Dengan dukungan luas dan respons positif dari masyarakat serta pemerintah, Ketua Libas optimistis bahwa gerakan penghijauan ini dapat menjadi awal dari perubahan besar bagi kelestarian ekosistem Garut. (Hilman)

Berita Terkait

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid
PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut
Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal
Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut
“4 Bulan Tanpa Tindakan, Wildan Doggar Bongkar Buruknya Respons PLN”
Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas
Cegah Cyberbullying, DPPKBPPPA Garut Gaungkan Bela Negara Digital dan Peran Orang Tua
Perkuat Perlindungan Anak, DPPKBPPPA Garut Edukasi Siswa SMP soal Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:59 WIB

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:59 WIB

PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:12 WIB

Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal

Senin, 4 Mei 2026 - 20:10 WIB

Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:24 WIB

Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas

Berita Terbaru