Festival Tunas Bahasa Ibu 2025, 528 Peserta SD Meriahkan Ajang Pelestarian Bahasa Sunda di Garut

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nusaharianmedia.com — Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang SD tingkat kabupaten pada Rabu (20/8/2025) di Kampus Institut Agama Islam Persis (IAIP) Garut. Ajang ini berlangsung meriah dengan menghadirkan 528 peserta dari seluruh kecamatan, yang antusias menampilkan kemampuan berbahasa daerah melalui berbagai cabang lomba.

 

Acara pembukaan berlangsung di gedung serbaguna kampus IAIP Garut dengan suasana khidmat sekaligus semarak. Hadir para guru, orang tua, serta pegiat bahasa dan budaya daerah yang memberikan dukungan penuh bagi para peserta. Festival ini menjadi momentum penting dalam upaya melestarikan bahasa ibu, khususnya bahasa Sunda, di tengah derasnya arus modernisasi.

 

Ketua Pelaksana, Drs. H. Jujun Junaedi, M.Pd., menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan FTBI tingkat SD, Dinas Pendidikan Garut terlebih dahulu mengadakan diseminasi revitalisasi bahasa daerah di seluruh kecamatan. Para guru dari 42 kecamatan yang telah mendapat pembekalan dari Balai Bahasa dan Seni Daerah Provinsi Jawa Barat menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Garut Soroti Persoalan Serius Program Makan Bergizi Gratis, BASJAB Minta Evaluasi Menyeluruh

“FTBI tahun 2025 ini merupakan media apresiasi bagi para murid yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari sekolah, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi. Selain itu, FTBI juga menjadi upaya untuk membangun toleransi kebhinekaan di Indonesia,” ujar Jujun.

 

 

Tahun ini merupakan penyelenggaraan FTBI yang ke-5 di Kabupaten Garut. Meski dengan persiapan relatif singkat, panitia optimis gelaran kali ini lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

 

Adapun tujuh kategori lomba yang dipertandingkan, meliputi:

Ngadongeng – 76 peserta

Biantara – 69 peserta

Maca sajak – 72 peserta

Membang pupuh – 76 peserta

Maca jeung nulis aksara Sunda – 66 peserta

Baca Juga :  Hasil Sidang Isbat: Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

Ngarang carita pondok – 67 peserta

Ngabodor sorangan (borangan) – 71 peserta

 

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan Technical Meeting bagi para pendamping lomba, dilanjutkan dengan pembukaan resmi di Aula Kampus IAIP Garut.

 

Jujun berharap, FTBI 2025 mampu melahirkan banyak pinunjul (juara) yang dapat mengharumkan nama Garut di tingkat Provinsi Jawa Barat. “Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa bangga generasi muda terhadap bahasa dan sastra Sunda, yang kini mulai berkurang di kalangan pelajar,” ujarnya.

 

Lebih dari sekadar kompetisi, FTBI menjadi sarana pembelajaran, penguatan identitas budaya, serta ruang kreativitas generasi muda. Melalui festival ini, diharapkan lahir tunas-tunas baru pelopor pelestari bahasa ibu yang akan menjaga keberlangsungan bahasa dan sastra Sunda di masa depan (H_N)

Berita Terkait

Anggota DPRD Jabar H. Aceng Malki Kecam Keras Pelecehan Santriwati di Pesantren Jawa Tengah, Desak Penegakan Hukum Tegas dan Perlindungan Korban
Kasus Potong Rambut Siswi SMKN 2 Garut, DPPKBPPPA Berikan Pendampingan Psikologis dan Trauma Healing
Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan
FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid
PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut
Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal
Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut
“4 Bulan Tanpa Tindakan, Wildan Doggar Bongkar Buruknya Respons PLN”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Anggota DPRD Jabar H. Aceng Malki Kecam Keras Pelecehan Santriwati di Pesantren Jawa Tengah, Desak Penegakan Hukum Tegas dan Perlindungan Korban

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:01 WIB

Kasus Potong Rambut Siswi SMKN 2 Garut, DPPKBPPPA Berikan Pendampingan Psikologis dan Trauma Healing

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:08 WIB

Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:59 WIB

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:59 WIB

PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut

Berita Terbaru