Nusaharianmedia.com 03 Juni 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Garut terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Qasidah LASQI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang akan digelar pada 7–8 Juli 2026. Kesiapan tersebut dibahas dalam agenda silaturahmi antara jajaran pengurus DPD LASQI Kabupaten Garut dengan Bupati Garut di Pendopo Garut, Rabu (3/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara LASQI dan Pemerintah Kabupaten Garut dalam menyukseskan festival yang akan diikuti oleh perwakilan dari 20 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Selain menjadi ajang pengembangan seni budaya Islam, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Qasidah LASQI Jawa Barat 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki daya tarik besar karena menghadirkan peserta dan pendamping dari berbagai daerah di Jawa Barat.
“Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan LASQI sangat tinggi. Peserta datang dari hampir seluruh wilayah Jawa Barat sehingga menjadi peluang besar bagi Garut,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran peserta beserta rombongan pendamping akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, mulai dari jasa, kuliner, hingga perhotelan. Selain itu, festival ini juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya Kabupaten Garut kepada masyarakat luas.
“Dengan datangnya peserta beserta rombongannya, tentu akan memberikan dampak ekonomi yang baik bagi daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Festival Qasidah tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga berperan penting dalam melestarikan budaya Islam yang menjadi bagian dari identitas masyarakat.
“Saya mendukung penuh kegiatan ini. Selain meningkatkan kunjungan wisata, festival ini menjadi wadah untuk mengembangkan budaya daerah yang bernuansa keagamaan dan memiliki nilai penting dalam pembentukan karakter masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD LASQI Kabupaten Garut, Iden Sambas, menjelaskan bahwa tahun 2026 menjadi kali kedua Kabupaten Garut dipercaya sebagai tuan rumah Festival Qasidah LASQI Tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Insya Allah festival ini akan diikuti oleh 20 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Ini merupakan kehormatan sekaligus kepercayaan besar bagi Garut untuk kembali menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Menurut Iden, festival tersebut merupakan bagian dari upaya LASQI dalam menggali, membina, dan mengembangkan potensi generasi muda di bidang seni budaya Islam. Melalui pembinaan dan kompetisi yang berkelanjutan, LASQI berupaya mencetak generasi yang berprestasi sekaligus berkarakter religius.
Ia mengungkapkan bahwa konsistensi LASQI Kabupaten Garut dalam menyelenggarakan festival tingkat kabupaten selama enam tahun terakhir telah membuahkan hasil yang membanggakan. Berbagai prestasi berhasil diraih hingga tingkat nasional, termasuk meraih gelar juara umum pada tahun 2021, 2022, dan 2024.
“Prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan generasi seni qasidah yang berkualitas,” katanya.
Iden juga menegaskan bahwa Festival Qasidah LASQI bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah silaturahmi bagi para seniman Islami dari berbagai daerah serta sarana pelestarian seni budaya Islam yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Garut terhadap berbagai kegiatan seni budaya dan keagamaan yang dinilai memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah.
“Pak Bupati selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Karena itu kami optimistis Festival Qasidah LASQI Tingkat Jawa Barat 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi Garut,” pungkasnya.
Festival Qasidah LASQI Jawa Barat 2026 di Garut nantinya akan menjadi ajang kompetisi berbagai cabang seni Islami sekaligus wadah silaturahmi bagi para seniman qasidah dari 20 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Dengan dukungan pemerintah daerah dan tingginya partisipasi peserta, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat eksistensi seni budaya Islam, meningkatkan kunjungan wisata, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta semakin mengangkat citra Kabupaten Garut sebagai daerah yang kaya akan budaya religius. (Hilman)
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi nusharianmedia









