Giat Operasi Dini Hari, Sat Samapta Polres Garut Amankan 7 Jerigen Tuak di Karangpawitan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 April 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Dalam upaya memberantas peredaran minuman keras (miras) ilegal yang kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Garut kembali menggelar operasi razia di wilayah Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Razia yang digelar pada Sabtu dini hari (19/04/2025) pukul 01.00 WIB ini menyasar kawasan Sindang Palay, salah satu titik yang diduga menjadi jalur distribusi miras tradisional jenis tuak.

Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh jerigen berisi miras tradisional jenis tuak dari beberapa titik lokasi. Miras tersebut diduga kuat hendak diedarkan untuk konsumsi masyarakat di sekitar Terminal Karangpawitan dan wilayah sekitarnya.

Peredaran miras seperti ini dinilai sangat meresahkan, karena selain ilegal, juga berpotensi besar memicu tindakan kriminal, kekerasan, serta kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengaruh alkohol.

Kasat Samapta Polres Garut, AKP Ardiyanto, S.H., M.P., dalam keterangannya menyebutkan bahwa razia ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan rutin yang ditingkatkan, sebagai bentuk respons terhadap maraknya peredaran miras yang dapat merusak generasi muda dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami menjaga keamanan dan ketertiban. Kami tidak akan memberi ruang bagi siapapun yang mencoba mengedarkan atau mengkonsumsi miras secara bebas, apalagi jika berdampak buruk terhadap masyarakat luas,” tegas Ardiyanto.

Ia juga menjelaskan bahwa patroli dan operasi serupa akan terus digelar secara rutin dan insidental, khususnya di wilayah yang terindikasi sebagai tempat rawan peredaran minuman keras, baik jenis pabrikan maupun tradisional seperti tuak dan ciu.

Selain melakukan penindakan, pihak kepolisian juga menggencarkan upaya preventif dengan mengedukasi masyarakat mengenai bahaya dan dampak negatif dari konsumsi miras.

Menurut Ardiyanto, pelibatan masyarakat sangat diperlukan dalam memerangi peredaran miras, sebab banyak pelaku yang memanfaatkan celah-celah di lingkungan untuk menjalankan aktivitas ilegal tersebut secara sembunyi-sembunyi.

“Kami sangat mengharapkan peran aktif masyarakat. Jika ada yang mengetahui aktivitas mencurigakan, segera laporkan. Identitas pelapor akan kami lindungi,” lanjutnya.

Tujuh jerigen tuak yang diamankan kini menjadi barang bukti dan dibawa ke Mapolres Garut. Para terduga pelaku yang terlibat dalam penyimpanan dan dugaan distribusi miras tersebut juga telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah tegas ini mendapatkan apresiasi dari sejumlah tokoh masyarakat Karangpawitan yang berharap kepolisian terus meningkatkan intensitas pengawasan, terutama menjelang bulan-bulan yang rawan terjadi peningkatan konsumsi miras, seperti musim libur dan hari besar.

“Kami mendukung penuh langkah kepolisian. Miras tidak hanya membahayakan peminumnya, tetapi bisa menjadi pemicu kekacauan di tengah masyarakat,” ujar Dedi (46), seorang tokoh pemuda setempat.

Dengan terus digelarnya operasi seperti ini, Sat Samapta Polres Garut berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan kondusif bagi seluruh warga Garut. (AGS)

Baca Juga :  Ketika "Kota Santri" Berubah Jadi Kota Sunyi: GAM Tuntut Kepemimpinan Tegas di Tengah Krisis Moral

Berita Terkait

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”
Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah
Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak
West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi
Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
TAK ADA ANGGARAN DI APBD 2026, PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT GARUT TERANCAM TERTUNDA, ANGGOTA KOMISI IV DPRD MINTA PEMKAB TERBUKA
Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Wujudkan Nilai Pancasila Lewat Aksi Kemanusiaan, Hidupkan Semangat Gotong Royong di Hari Lahir Bung Karno Melalui Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Dugaan Beking Peredaran Obat Keras Ilegal Mengemuka, Intimidasi Pelapor Dikecam
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:40 WIB

Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:25 WIB

Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WIB

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:44 WIB

Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB