Merasa Dibungkam, Fraksi PDIP Tinggalkan Ruangan Paripurna — Yudha Puja Turnawan Kecam Pembatasan Hak Fraksi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nusaharianmedia.com — Suasana Sidang Paripurna Masa Sidang I Tahun 2025 DPRD Kabupaten Garut pada Senin (17/11/2025) mendadak memanas setelah Fraksi PDI Perjuangan memutuskan melakukan walk out. Keputusan itu diambil usai pimpinan sidang melarang mereka membacakan pandangan umum fraksi, yang dinilai sebagai tindakan sepihak dan mereduksi hak konstitusional fraksi.

 

Ketua DPC PDI Perjuangan Garut, Yudha Puja Turnawan, menyebut langkah walk out tersebut dilakukan karena pihaknya merasa dibungkam saat ingin menyampaikan sikap politik resmi fraksi terhadap agenda paripurna.

 

“Kami menyusun pandangan fraksi sampai subuh. Dan ketika mau dibacakan malah ditolak. Ini bukan hal sepele. Ini bentuk pengabaian dan pengerdilan hak fraksi kami,” tegas Yudha di Ruang Fraksi PDIP DPRD Garut.

 

 

Menurut laporan yang diterimanya dari anggota Fraksi PDIP, Dadan Wadiansyah dan Gea Aprilia, pimpinan sidang menyampaikan bahwa pandangan umum fraksi “cukup disampaikan secara simbolis” tanpa harus dibacakan secara resmi di depan forum paripurna. Pernyataan itu langsung memicu keberatan keras dari Fraksi PDIP.

Baca Juga :  “Jajaran Direksi Perumda Tirta Intan Air Minum Garut mengucapkan: Dirgahayu Republik Indonesia ke-80

 

Yudha menegaskan bahwa penyampaian pandangan umum fraksi adalah bagian penting dari mekanisme demokrasi di DPRD, bukan sekadar formalitas.

 

“Tidak ada alasan bagi pimpinan sidang untuk menghalangi proses tersebut. Hak fraksi bukan barang mainan. Ketika ruang demokrasi dibatasi, walk out adalah bentuk protes paling jelas,” ujarnya.

 

Ia menyebut tindakan pimpinan sidang tidak hanya menyalahi etika kelembagaan, tetapi juga melukai prinsip akuntabilitas dalam proses legislasi.

 

“Kami membawa amanat rakyat. Aspirasi dari hasil reses, turun ke lapangan, dan masukan dari masyarakat seharusnya disampaikan dalam forum resmi seperti paripurna. Melarang pembacaan pandangan fraksi itu preseden buruk,” tambahnya.

Baca Juga :  Rahmat Sirhegan: Pengawasan Proyek Pagar TMP Garut Diperkuat Demi Hasil Berkualitas

 

Aksi walk out Fraksi PDIP sontak membuat suasana paripurna menjadi hening beberapa saat. Sejumlah anggota fraksi lain pun terlihat kaget dengan keputusan itu, mengingat langkah walk out jarang terjadi dalam sidang-sidang sebelumnya.

 

Meski demikian, Yudha menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bentuk pembangkangan, melainkan upaya menjaga marwah demokrasi di DPRD Garut.

 

“Kami hanya menuntut agar mekanisme berjalan sesuai aturan. Demokrasi perwakilan tidak boleh dipangkas seenaknya,” tutupnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pimpinan DPRD belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan pelarangan pembacaan pandangan umum Fraksi PDIP. Namun dinamika ini diprediksi akan menjadi sorotan hangat di kalangan pemerhati politik Garut dalam beberapa hari ke depan. (HL)

 

 

 

Berita Terkait

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru