Malam Tahun Baru, Waktu yang Paling Tepat untuk Berkumpul Bersama Keluarga

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Desember 2024 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Nusaharianmedia.com – Malam pergantian tahun kerap menjadi momen istimewa bagi banyak orang. Di tengah hiruk-pikuk perayaan dan pesta kembang api, banyak keluarga memilih untuk menghabiskan waktu bersama di rumah, menikmati kehangatan kebersamaan.

Di berbagai sudut di kabupaten Bandung , tradisi berkumpul keluarga pada malam tahun baru tetap terjaga. Banyak warga menggelar acara sederhana seperti makan malam bersama, berbincang santai, atau menonton tayangan televisi spesial tahun baru.

“Bagi kami, malam tahun baru adalah waktu yang tepat untuk berkumpul dan mempererat hubungan keluarga,” ujar haji Krisna adi nugraha , seorang kepala rumah tangga di kawasan Ciwidey. Selasa, (31/12/2024). Ia menambahkan bahwa keluarga besarnya selalu menyempatkan diri untuk membuat makanan khas Ciwidey dan sambal khas untuk dinikmati bersama.

Tidak hanya di rumah, beberapa warga juga memilih berkumpul di taman kota atau lokasi wisata lokal untuk menikmati suasana malam tahun baru. “Kami membawa tikar dan makanan ringan ke alun-alun, anak-anak bisa bermain sambil menunggu kembang api,” kata Ari setiadi ciwidey .

Psikolog keluarga, Dr. Rina Suryadi, menyarankan agar momen seperti ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkuat komunikasi dalam keluarga. “Di era serba digital ini, momen kebersamaan menjadi sangat berharga. Malam tahun baru adalah waktu yang pas untuk saling berbagi cerita dan harapan,” ungkapnya.

Dengan segala aktivitas positif yang dilakukan, malam tahun baru di Garut tak hanya menjadi perayaan, tetapi juga kesempatan untuk menciptakan kenangan indah bersama keluarga.

Selamat tahun baru 2024! Semoga menjadi awal yang penuh berkah dan kebahagiaan. (Alfart M Fathir)

Baca Juga :  Dugaan Penggunaan Tanah Non-Wakaf oleh SDN 4 Wanajaya yang Belum Terselesaikan

Berita Terkait

Hadiri “Perempuan Berbicara”, Kepala DPPKBPPPA Garut Dorong Keterlibatan Aktif Perempuan dan Tekankan Kolaborasi untuk Pemberdayaan Perempuan
KAMMI Garut Serukan Penguatan Moralitas, Ketahanan Sosial, dan Perlindungan Generasi Muda
Reses H. Iden Sambas di Sukakarya, Hadirkan Dinsos Beri Solusi Desil dan BPJS Nonaktif, Infrastruktur serta Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas Aspirasi
DPPKBPPPA Garut Beri Pendampingan Intensif Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustad di Samarang 
Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi
* Reses DPRD Jangan Cuma Formalitas, Rakyat Menanti Bukti Kerja” Datang Saat Reses, Hilang Saat Aspirasi Ditagih.
Dinkes Garut Apresiasi 41 Apoteker Baru Lulusan Uniga, Angin Segar bagi Sektor Kesehatan Daerah
Reses Yudha Puja Turnawan Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga: Layanan Publik, Bantuan Korban Kebakaran, dan Advokasi BPJS
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:32 WIB

Hadiri “Perempuan Berbicara”, Kepala DPPKBPPPA Garut Dorong Keterlibatan Aktif Perempuan dan Tekankan Kolaborasi untuk Pemberdayaan Perempuan

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

KAMMI Garut Serukan Penguatan Moralitas, Ketahanan Sosial, dan Perlindungan Generasi Muda

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:15 WIB

Reses H. Iden Sambas di Sukakarya, Hadirkan Dinsos Beri Solusi Desil dan BPJS Nonaktif, Infrastruktur serta Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas Aspirasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:39 WIB

DPPKBPPPA Garut Beri Pendampingan Intensif Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustad di Samarang 

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:27 WIB

Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi

Berita Terbaru