Perkuat Perlindungan Anak, DPPKBPPPA Garut Edukasi Siswa SMP soal Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com – Upaya memperkuat perlindungan anak terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Garut melalui berbagai program edukatif yang menyasar kalangan pelajar. Salah satunya dilakukan oleh DPPKBPPPA Kabupaten Garut yang menggelar sosialisasi perlindungan khusus anak di SMP Negeri 2 Tarogong Kidul, Rabu (28/2/2024).

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Tarogong Kidul ini diikuti puluhan siswa dengan antusias. Para peserta tampak aktif menyimak materi yang disampaikan, terutama terkait isu-isu yang dekat dengan kehidupan remaja saat ini.

 

Tidak hanya membahas perlindungan anak secara umum, sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Diskominfo Kabupaten Garut yang memberikan edukasi mengenai pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial di era digital.

 

Kepala Bidang Perlindungan Anak DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Budi Kusmawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, khususnya di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan,Pemdes Situsari Gelar Aksi Bersih-Bersih Demi Lingkungan Sehat dan Nyaman

 

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya perlindungan diri, baik dari ancaman kekerasan, perundungan, maupun risiko penggunaan media sosial yang tidak bijak,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, kegiatan serupa juga dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tarogong Kidul dengan jumlah peserta sekitar 50 siswa di masing-masing sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan edukasi agar lebih merata.

 

Dalam pemaparannya, siswa dibekali pemahaman terkait berbagai isu krusial seperti pencegahan pernikahan usia dini, bahaya bullying, serta etika bermedia sosial. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Budi berharap para peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  Dies Natalis ke-72 GMNI Garut: Tegaskan Komitmen Perjuangan Demokrasi hingga Realita Kemiskinan

 

“Harapannya, siswa yang telah mendapatkan informasi ini dapat menyampaikan kembali kepada teman-temannya, sehingga kesadaran akan pentingnya perlindungan anak semakin meluas,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, DPPKBPPPA Kabupaten Garut menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi akan terus digencarkan ke berbagai institusi pendidikan lainnya. Upaya ini menjadi bagian dari strategi preventif dalam menekan angka kekerasan terhadap anak yang masih menjadi perhatian serius, khususnya di lingkungan pendidikan.

 

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah serta dukungan pihak sekolah, diharapkan tercipta generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap hak dan perlindungan diri, serta mampu berinteraksi secara sehat baik di dunia nyata maupun digital. (Hil)

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah
Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan
Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah se-Jawa Barat 2026, Ketua DPD LASQI Tegaskan Wadah Silaturahmi Seniman Islami dan Ajang Pelestarian Seni Budaya Islam
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:27 WIB

Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB