Menjelang Tahun 2025 Polsek Wanaraja Gencar Tertibkan Knalpot Bising

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Desember 2024 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Polsek Wanaraja kembali melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) untuk menertibkan penggunaan knalpot kendaraan roda dua (R2) yang tidak sesuai spesifikasi yang menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat. Senin (30/12/2024).

Kapolsek Wanaraja AKP Abusono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan warga mengenai maraknya pengendara sepeda motor dengan knalpot yang menimbulkan kebisingan, yang dapat mengganggu ketertiban dan memicu keributan menjelang tahun baru.

Dalam pelaksanaannya, pihak kepolisian melakukan patroli stasioner dan mobile, serta menyambangi sekolah-sekolah seperti SMA dan SMP untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah, sekaligus melakukan pemeriksaan kendaraan dan kelengkapan surat-surat kendaraan serta memberikan himbauan untuk mengurangi polusi suara menjelang tahun baru.

Lanjut Abusono, Sasaran utama dari kegiatan ini adalah kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot bising, yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Polisi juga melakukan pemeriksaan di area Pasar Wanaraja untuk memastikan tidak ada kendaraan yang melanggar ketentuan lalu lintas dan meresahkan masyarakat.

Dari hasil kegiatan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan 26 unit knalpot yang tidak sesuai spesifikasi.

“Setiap pelanggar yang terjaring dalam operasi ini diberikan tanda terima dan barang bukti knalpot tersebut diamankan di Mapolsek Wanaraja untuk proses lebih lanjut.” Tambahnya.

Kapolsek Wanaraja menegaskan bahwa operasi ini akan terus dilaksanakan sebagai upaya untuk menciptakan ketertiban di masyarakat, sekaligus mengurangi potensi keributan yang disebabkan oleh kebisingan kendaraan.

Kegiatan ini sejalan dengan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), serta sebagai bentuk respon Polri terhadap keluhan masyarakat yang menginginkan ketertiban dan kenyamanan dalam beraktivitas di sekitar wilayah mereka.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan penertiban ini, situasi di wilayah Wanaraja dapat semakin kondusif dan nyaman bagi warga menjelang tahun baru 2025.” Pungkas Abusono. 2025 Polsek Wanaraja Gencar Tertibkan Knalpot Bising. (DIX)

Baca Juga :  Wujud Empati dan Kepedulian Polri: Kapolda Jabar Besuk Korban Insiden Pesta Rakyat di Garut

Berita Terkait

Jelang Idul Fitri, Polres Garut Gelar Apel Siaga Ops Ketupat Lodaya 2026 dan Musnahkan 1.852 Botol Miras serta 704 Knalpot Brong
PMII Soroti 430 Dapur MBG di Garut, Desak Transparansi dan Audit Rantai Pasok, Singgung Dugaan “Penguasa Dapur”
“Kritik Tajam Anton Suratto di Balik Penjemputan Septi: Edukasi Massif Adalah Benteng Terakhir Rakyat Kecil”
Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut
Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat
Operasi Pekat Selama Ramadhan, Aparat Gabungan Tertibkan Tempat Hiburan dan Sita Puluhan Botol Miras
Dana Desa Mekarjaya Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi dan Dugaan Pemotongan Anggaran
PB PII Kecam Dugaan Penganiayaan Siswa di Maluku, Desak Listyo Sigit Prabowo Evaluasi Polda
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:55 WIB

Jelang Idul Fitri, Polres Garut Gelar Apel Siaga Ops Ketupat Lodaya 2026 dan Musnahkan 1.852 Botol Miras serta 704 Knalpot Brong

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:17 WIB

PMII Soroti 430 Dapur MBG di Garut, Desak Transparansi dan Audit Rantai Pasok, Singgung Dugaan “Penguasa Dapur”

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:42 WIB

“Kritik Tajam Anton Suratto di Balik Penjemputan Septi: Edukasi Massif Adalah Benteng Terakhir Rakyat Kecil”

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:52 WIB

Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:29 WIB

Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat

Berita Terbaru