Menumbuhkan Cinta Sejarah di Kalangan Anak Melalui Jelajah Heritage Kota Cimahi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cimahi, Nusaharianmedia.com – Kota Cimahi yang sarat akan sejarah, sejak zaman kolonial Belanda telah menjadi pusat berbagai aktivitas militer. Hingga kini, jejak peninggalan berupa bangunan bergaya Art Deco masih berdiri kokoh, seperti Penjara Militer Poncol, Rumah Sakit Dustira, Gedung Historich (Gedung Soedirman), serta Kuburan Belanda di Jalan Kerkhof, Kelurahan Leuwigajah.

Sebagai upaya memperkenalkan warisan sejarah ini kepada generasi muda, pemerintah Kota Cimahi menyelenggarakan kegiatan Walking City Tour atau Jelajah Kota Cimahi. Kegiatan ini menggunakan moda transportasi khusus, Sakoci, dan melibatkan siswa mulai dari jenjang TK, PAUD, SD, hingga SMP se-Kota Cimahi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, menjelaskan bahwa program ini diinisiasi oleh Penjabat Wali Kota Cimahi.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar anak-anak kita, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP, semakin mengenal sejarah kota mereka. Dengan mengenal sejarah, diharapkan tumbuh rasa bangga menjadi warga Cimahi. Ke depannya, selain mengenal heritage, anak-anak juga akan dikenalkan dengan teknologi terkini, seperti animasi dan coding, sehingga dapat membantu mereka meraih cita-citanya di era digital,” ujar Nana. Kamis, (16/01/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Cimahi, Achmad Nuryana, menyampaikan bahwa program ini sebenarnya telah dirancang beberapa tahun lalu dengan tema Cimahi Military Heritage.

“Cimahi memiliki potensi sejarah yang sangat kaya, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional. Kami menggandeng Dinas Arsip dan Perpustakaan serta Dinas Pendidikan untuk mewujudkan kegiatan ini. Tahap awal difokuskan kepada anak-anak sekolah agar mereka memahami sejarah Kota Cimahi melalui spot-spot wisata heritage,” jelas Achmad.

Ia berharap Walking Tour ini menjadi daya tarik wisata, tidak hanya bagi warga Cimahi tetapi juga bagi pengunjung dari Bandung Raya, Jawa Barat, bahkan mancanegara.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Cimahi, Dani Bastian, menambahkan bahwa program ini memberikan banyak manfaat, seperti menambah wawasan sejarah, meningkatkan kesadaran pelestarian budaya, hingga membuka peluang ekonomi lokal melalui pariwisata.

“Harapannya, masyarakat dapat lebih menghargai dan mencintai sejarah, sekaligus bangga dengan Kota Cimahi yang kecil namun indah dan penuh nilai sejarah,” tutup Dani.

Dengan program ini, Cimahi tidak hanya memperkuat identitas sebagai kota heritage tetapi juga membangun generasi muda yang peduli akan sejarah dan budaya. (Achmad Syafei)

Baca Juga :  Kapolres Garut Monitoring dan Serahkan Bantuan untuk Kelompok Tani

Berita Terkait

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
SOR Kerkof Garut Dipadati Warga, Ruang Publik Rekreasi dan UMKM Tumbuh Pesat
Pelantikan Fatayat NU Garut, Imas Aan Ubudiah: Perempuan NU Harus Jadi Motor Perubahan
SDN 1 Karangmulya Tampilkan Seni Angklung Memukau Di Resepsi HUT PGRI ke-80 Kecamatan Karangpawitan
Reuni Akbar 212: Manifestasi Kekuatan dan Soliditas Umat Islam Indonesia
Qeesyam, Bintang Cilik Sanggar RC Community Harumkan Nama Garut Lewat Tari Jaipong
Pembina Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut, H. Rudi Gunawan, S.H., M.H., M.P.: Film Dokumenter “Gunung Nagara” Jadi Langkah Konkret Pelestarian Tradisi, Budaya, dan Sejarah Garut
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:31 WIB

SOR Kerkof Garut Dipadati Warga, Ruang Publik Rekreasi dan UMKM Tumbuh Pesat

Minggu, 7 Desember 2025 - 23:14 WIB

Pelantikan Fatayat NU Garut, Imas Aan Ubudiah: Perempuan NU Harus Jadi Motor Perubahan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:36 WIB

SDN 1 Karangmulya Tampilkan Seni Angklung Memukau Di Resepsi HUT PGRI ke-80 Kecamatan Karangpawitan

Berita Terbaru