Nusaharianmedia.com – Kegiatan Gebyar Prestasi Guru dan Siswa Taman Kanak-kanak (TK) IGTKI Kecamatan Samarang Tahun 2026 berlangsung meriah di Gedung PGRI Samarang, Kamis (16/04/2026). Kegiatan ini menjadi ajang unjuk bakat sekaligus pembinaan karakter anak usia dini dalam upaya mewujudkan generasi emas 2045.
Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimca Kecamatan Samarang, di antaranya Kapolsek Samarang AKP Hilman Nugraha, Danramil 1112/Samarang Kapten Caj (K) Muji Rahayu, Ketua PGRI Samarang, Ketua IGTKI Kabupaten Garut, para guru, serta ratusan siswa-siswi TK dari berbagai lembaga pendidikan.
Kehadiran aparat TNI-Polri dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan potensi anak sejak dini. Kapolsek Samarang AKP Hilman Nugraha menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak.
“Gebyar prestasi ini sangat positif karena anak-anak dilatih untuk berani tampil, percaya diri, serta belajar berkompetisi secara sehat. Ini bagian dari pembentukan mental dan karakter generasi masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara guru, orang tua, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Hal senada disampaikan Danramil 1112/Samarang Kapten Caj (K) Muji Rahayu. Ia menegaskan pentingnya menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat juang sejak usia dini.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya mengasah kemampuan, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, sportivitas, dan disiplin sebagai bekal di masa depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua IGTKI Kecamatan Samarang, Imas, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menonjolkan bakat, kreativitas, serta kemampuan anak sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para guru untuk menunjukkan inovasi dalam pembelajaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kepada anak-anak, tetap semangat dan jangan takut tampil. Menang atau kalah bukan yang utama, tetapi keberanian untuk mencoba dan belajar,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi peran guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang terus berkomitmen dalam mendidik generasi penerus bangsa agar menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.
Berbagai perlombaan digelar dalam kegiatan ini, di antaranya lomba tahfidz, lari estafet putra-putri, cerdas ceria, melengkapi gambar, serta tari kreasi. Seluruh rangkaian acara berlangsung penuh antusiasme dan keceriaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kecamatan Samarang semakin meningkat serta mampu mencetak generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Penulis : Hilman
Editor : Tim nusaharianmedia









