Gerakan Bersih-Bersih Jalan Ibrahim Adjie, Yudha Puja Turnawan Ajak Kolaborasi Lintas Komunitas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, menginisiasi kegiatan bersih-bersih di sepanjang Jalan Ibrahim Adjie, Kabupaten Garut, pada Senin pagi, 26 Januari 2026. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.30 WIB tersebut dipusatkan di SPBU Rancabango sebagai titik kumpul.

 

Aksi bersih-bersih ini melibatkan berbagai unsur masyarakat dan organisasi, mulai dari masyarakat umum, komunitas pecinta alam, Komunitas Jeep Garut, pemuda Babakan Loa, hingga komunitas lingkungan seperti Balariuk Care Lingkungan, Energik Anti Ngawur, dan B.Clean. Dukungan juga datang dari sejumlah instansi dan organisasi, di antaranya BPBD Garut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Disdamkar, KNPI, BEM IPI, Mahasiswa Penjelajah IPI Garut, Gerakan Pramuka IPI, Baguna PDI Perjuangan Kabupaten Garut, serta warga sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta membersihkan sampah di sepanjang ruas Jalan Ibrahim Adjie dan area sekitarnya.

 

Hasilnya, dalam waktu sekitar dua setengah jam, terkumpul 85 karung sampah. Sampah tersebut berasal dari satu ruas jalan, yakni dari perempatan Rancabango menuju pertigaan Indomaret Sukagalih, belum termasuk ruas ke arah Langensari.

Baca Juga :  Ketua DPRD Garut Terima Audiensi Guru Madrasah, Hadirkan Sinergi dengan Pemkab

 

Yudha Puja Turnawan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dari hal-hal sederhana.

 

 

“Ini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian bersama. Jalan Ibrahim Adjie merupakan akses penting masyarakat, sehingga perlu dijaga kebersihannya secara berkelanjutan,” ujarnya di sela kegiatan.

 

Ia juga menyoroti keterbatasan petugas DLH yang hanya dapat melakukan pengangkutan sampah di ruas tersebut sekitar dua minggu sekali akibat keterbatasan sumber daya, bahkan sebagian petugas masih berstatus relawan. Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.

 

Yudha mengingatkan bahwa sampah plastik membutuhkan ratusan tahun untuk terurai dan dapat merusak kualitas tanah serta berdampak pada hasil pertanian. Selain sampah plastik, tim juga menemukan botol minuman keras, alat kontrasepsi, dan tisu magic di beberapa karung sampah, yang dinilainya sangat memprihatinkan.

Baca Juga :  Pemkab Garut Dianggap Arogan dalam Polemik Teras Cimanuk, Publik Minta Data Aset Dibuka

 

Ia berharap pemerintah daerah dapat menyediakan tempat sampah di sepanjang Jalan Ibrahim Adjie, serta mendorong para pedagang—baik yang bersifat temporer maupun permanen—untuk menyediakan tong sampah mandiri.

 

“Kalau bisa setiap pagi sampah dibungkus rapi agar memudahkan petugas DLH. Jika petugas terbatas, sampah bisa dibuang secara mandiri ke TPS atau TPA,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Yudha berharap gerakan bersih-bersih ini dapat dilakukan secara rutin dan menular ke wilayah lain di Kabupaten Garut. Ia juga mengingatkan sejarah Garut yang pernah mendapat julukan Kota Intan karena kebersihan dan keindahannya.

 

“Presiden Soekarno pernah datang ke Garut pada 8 Desember 1960 dan beliau begitu takjub dengan kebersihan kota ini. Julukan Kota Intan harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

 

“Jangan saling menyalahkan. Mari kita jaga kebersihan Kabupaten Garut, karena ini tanggung jawab kita bersama,” tutup Yudha. (**)

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru