Muda Bergerak, Ketua DPD KNPI Garut Agil Syahrizal Tegaskan KNPI Impact sebagai Wadah Aksi Nyata Pemuda Jadi Ruang Kolaborasi Nyata Pemuda untuk Menjaga Lingkungan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan generasi muda kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di kawasan Hutan Kota Kerkhof, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (19/7/2026). Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Garut melalui program KNPI Impact menggelar kegiatan “Berbenah Hutan Kota Kerkhof” dengan mengusung tema “Muda Bergerak, Untuk Hutan Kota Berbenah”.

 

Kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi DPD KNPI Garut bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut. Puluhan kader KNPI, organisasi kepemudaan (OKP), relawan, dan unsur pemerintah bergotong royong membersihkan kawasan Hutan Kota Kerkhof yang menjadi salah satu ruang terbuka hijau sekaligus paru-paru Kota Garut.

 

Berbagai kegiatan dilakukan dalam aksi tersebut, mulai dari membersihkan sampah, merapikan fasilitas umum, hingga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui aksi bersama yang melibatkan berbagai elemen.

Baca Juga :  Menggerakkan Ekonomi dan Kepedulian, HIPMI Peduli Garut Gelar Program Rumah Makan Pejuang

 

Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut, Agil Syahrizal, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu implementasi nyata dari program KNPI Impact yang bertujuan menghadirkan kontribusi langsung pemuda di tengah masyarakat.

 

“KNPI tidak ingin hanya dikenal melalui kegiatan seremonial. Melalui KNPI Impact, kami ingin menunjukkan bahwa pemuda mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan di daerah, salah satunya menjaga kelestarian lingkungan. Hutan Kota Kerkhof merupakan aset publik yang harus dijaga bersama agar tetap bersih, hijau, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Agil.

 

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan berbagai program kepemudaan. Ia menilai sinergi yang terbangun bersama Diskominfo, PUPR, DLH, dan Dispora menjadi contoh bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk organisasi kepemudaan.

 

“Kami mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang telah membuka ruang kolaborasi bersama KNPI. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut, karena membangun Garut tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melalui gotong royong antara pemerintah, pemuda, komunitas, dan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Evaluasi Kerja Sama Sampah Bandung-Garut : Pemkab Garut Prioritaskan Kepentingan Lokal dan Kelestarian Lingkungan

 

Agil juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan di bawah naungan DPD KNPI Garut untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, aksi sosial, kepedulian lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat harus menjadi wajah baru gerakan kepemudaan di Kabupaten Garut.

 

Ia berharap kegiatan “Berbenah Hutan Kota Kerkhof” tidak berhenti sebagai agenda sesaat, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

 

“Kami ingin semangat Muda Bergerak, Untuk Hutan Kota Berbenah menjadi inspirasi bahwa sekecil apa pun aksi yang dilakukan bersama akan memberikan dampak besar bagi lingkungan dan masa depan Kabupaten Garut,” pungkas Agil.

 

Melalui kegiatan tersebut, DPD KNPI Kabupaten Garut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada pengembangan kepemudaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, pelestarian lingkungan, serta penguatan budaya gotong royong di tengah masyarakat. (Hil)

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi nusharianmedia

Berita Terkait

Temukan Lansia Desil 2 Belum Tersentuh Bansos, Ketua DPRD Garut Aris Munandar dan Yudha Puja Turnawan Minta Dinsos Evaluasi Total Pendataan Kemiskinan
Dorong Semangat Belajar, Ketua Yayasan As-Saefulloh Garut Bagikan Seragam Gratis dan Santunan Duafa
*Kementan dan IFAD Evaluasi Keberhasilan Program UPLAND, Garut Jadi Percontohan Pengembangan Kentang*
*Fenomena 12.000 Pencari Kerja di Garut: Alarm Transformasi Vokasi Daerah*
*Ayi Suryana Temui Abenk Marco, Bahas Duplikasi Gerakan Ketahanan Pangan Mandiri di Garut*
Cawe-cawe Istri Wali Kota dalam Uji Kompetensi ASN? Pengamat: Publik Berhak Bertanya
PM Gatra Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ibu Ratu Ratna Zita, Istri H. Atjeng Muchtar Muhyidien
Pelayanan Prima bank bjb KC Garut Permudah Pembukaan Rekening, Nasabah Apresiasi Pendampingan Customer Service
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:48 WIB

Temukan Lansia Desil 2 Belum Tersentuh Bansos, Ketua DPRD Garut Aris Munandar dan Yudha Puja Turnawan Minta Dinsos Evaluasi Total Pendataan Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIB

Muda Bergerak, Ketua DPD KNPI Garut Agil Syahrizal Tegaskan KNPI Impact sebagai Wadah Aksi Nyata Pemuda Jadi Ruang Kolaborasi Nyata Pemuda untuk Menjaga Lingkungan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:05 WIB

Dorong Semangat Belajar, Ketua Yayasan As-Saefulloh Garut Bagikan Seragam Gratis dan Santunan Duafa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:05 WIB

*Kementan dan IFAD Evaluasi Keberhasilan Program UPLAND, Garut Jadi Percontohan Pengembangan Kentang*

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:33 WIB

*Fenomena 12.000 Pencari Kerja di Garut: Alarm Transformasi Vokasi Daerah*

Berita Terbaru