Optimalisasi Aset Daerah, BPKAD Garut Gandeng LMAN Perkuat Kapasitas Fiskal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 25 April 2056 – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terus mendorong penguatan kapasitas fiskal daerah dengan mengoptimalkan pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD). Upaya ini diperkuat melalui kolaborasi strategis dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

 

Kepala BPKAD Kabupaten Garut, Saepul Hidayat, S.STP., M.Si., M.Ak menegaskan bahwa paradigma pengelolaan aset daerah kini tengah diarahkan ke pendekatan yang lebih produktif dan bernilai ekonomi. Menurutnya, optimalisasi BMD tidak lagi sekadar berfokus pada aspek administratif, fisik, dan legal, melainkan harus mampu mendorong peningkatan nilai ekonomi aset melalui manajemen berbasis kinerja.

 

“Penguatan tata kelola BMD harus diarahkan pada perubahan paradigma dari asset administrator menuju asset manager, sehingga aset daerah dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah maupun efisiensi belanja,” ujarnya.

 

Ia mengakui, hingga saat ini masih terdapat sejumlah aset daerah yang belum dimanfaatkan secara optimal atau mengalami idle capacity. Selain itu, integrasi pendekatan ekonomi dalam perencanaan pemanfaatan aset dinilai masih perlu diperkuat agar lebih komprehensif dan terukur.

Baca Juga :  PPRG Turun ke Jalan, Cukur Amal Jadi Wujud Kepedulian untuk Sumatra dan Aceh

 

Sebagai langkah konkret, BPKAD Garut tengah menyusun kajian Highest and Best Use (HBU), yaitu analisis untuk menentukan pemanfaatan aset paling optimal dari sisi teknis, legal, finansial, dan pasar. Kajian ini diharapkan menjadi dasar dalam merancang skema pemanfaatan aset yang tidak hanya akuntabel, tetapi juga memiliki kelayakan ekonomi yang kuat.

 

Dalam implementasinya, kolaborasi dengan LMAN memberikan nilai tambah signifikan, terutama melalui dukungan metodologi serta praktik terbaik dalam pengelolaan aset. LMAN juga menyediakan layanan advisory yang mencakup penyusunan studi kelayakan (feasibility study), analisis pasar, hingga perancangan skema kerja sama yang implementatif.

 

Secara makro, Saepul menilai optimalisasi BMD menjadi langkah penting di tengah dinamika ekonomi daerah yang cenderung melambat. Oleh karena itu, inovasi dalam menciptakan sumber pendapatan alternatif yang berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak.

Baca Juga :  Satukan Kader Lintas Dapil, PPP Garut Gelar Madrasah Kader Partai di Graha Bela Negara

 

Pemanfaatan aset daerah, lanjutnya, dapat dilakukan melalui berbagai skema seperti sewa, Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), maupun bentuk kemitraan lainnya yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah sekaligus menjaga keberlanjutan pengelolaan aset.

 

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses optimalisasi akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip good governance, meliputi transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta kepastian hukum.

 

“Optimalisasi BMD bukan hanya bertujuan meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga memastikan bahwa aset publik dikelola secara profesional, memberikan manfaat ekonomi dan sosial, serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tegasnya.

 

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah, sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi fiskal yang mandiri dan berdaya saing.

Penulis : Hilman

Editor : Tim nusaharianmedia

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru