Puluhan Pejabat Resmi Dilantik, Pemkab Garut Dorong Pelayanan Publik Lebih Optimal

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Pemerintah Kabupaten Garut kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat kinerja birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural dan fungsional, Rabu (22/4/2026). Prosesi berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan efektivitas pelayanan publik di berbagai sektor pemerintahan.

Sebanyak 87 pejabat resmi dilantik, terdiri dari 4 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, 3 Jabatan Administrator, dan 80 Jabatan Fungsional yang tersebar di berbagai perangkat daerah.

Pada jajaran JPT Pratama, sejumlah posisi strategis mengalami pergantian. Rena Sudrajat menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dr. Hj. Marlinda Siti Hana sebagai Kepala Dinas Sosial, Ahmad Ramdani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Ardhy Firdian sebagai Kepala Dinas Pertanian.

Di tingkat administrator, penguatan difokuskan pada sektor administrasi kependudukan. Sari Nurlistiana dilantik sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Hendra Hidayatulloh sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, serta Cecep Ramdhani sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan.

Baca Juga :  Momentum Muscab PKB Garut, Aceng Malki Siap Perkuat Konsolidasi dan Kepemimpinan

Sementara itu, jabatan fungsional mendominasi pelantikan dengan jumlah 80 orang, meliputi tenaga pendidikan, kesehatan, perencana, analis, hingga tenaga teknis lainnya.

Pada sektor pendidikan, dua pengawas sekolah ahli utama, Dr. Jajang Supriatna dan Asep Sudrajat, turut dilantik. Di bidang perencanaan, tenaga ahli ditempatkan untuk memperkuat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Penguatan juga terlihat di sektor kesehatan melalui pelantikan dokter spesialis dan tenaga medis yang akan bertugas di RSUD dr. Slamet Garut, RSUD Malangbong, serta sejumlah puskesmas di wilayah Garut, seperti Cihurip, Cikelet, Cisompet, hingga Pakenjeng.

Selain itu, pengisian jabatan juga dilakukan pada sektor komunikasi dan informatika, lingkungan hidup, kebencanaan, koperasi dan UMKM, hingga pariwisata dan kebudayaan.

Jabatan strategis seperti analis kebijakan, auditor, pranata komputer, arsiparis, hingga tenaga pemadam kebakaran pemula turut diperkuat guna mendukung pelayanan dasar dan penanganan keadaan darurat.

Dalam sambutannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi peningkatan kinerja pemerintahan.

Baca Juga :  Camat Karangpawitan Pimpin Upacara Hari Santri 2025: “Santri Bukan Batasan, Tapi Pijakan untuk Mengabdi”

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Saya berharap para pejabat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan komitmen tinggi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme ketat sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan ketentuan Kementerian Dalam Negeri, mengacu pada Permendagri Nomor 60 Tahun 2021.

Bupati turut menekankan pentingnya adaptasi cepat bagi pejabat yang baru dilantik, dengan mengedepankan integritas, peningkatan kualitas pelayanan, pemanfaatan teknologi informasi, serta kepemimpinan yang mampu menjadi teladan.

“Jadilah pemimpin yang inspiratif, mampu membangun tim kerja yang solid, serta menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.

Pelantikan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan penempatan sumber daya manusia sesuai kompetensi, diharapkan kinerja pemerintahan semakin efektif, responsif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Hilman

Editor : Tim nusaharianmedia

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru