Polsek Sagaranten Dorong Swasembada Pangan Lewat Penanaman Jagung Serentak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi,Nusaharianmedia.com – Polsek Sagaranten, Polres Sukabumi, turut ambil bagian dalam mendukung program kerjasama Polri dan Kementerian Pertanian melalui penanaman jagung serentak seluas 1 juta hektare, Selasa (21/01/2025).

Langkah ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI untuk mewujudkan kemandirian bangsa dan ketahanan pangan nasional pada 2025. Program tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Polri, dalam upaya swasembada pangan melalui penanaman jagung secara masif.

Kapolsek Sagaranten, AKP A. Suryana B., menyampaikan bahwa pihaknya bersama UPTD Pertanian, BPP Sagaranten, Koramil 0622/11, dan Pemerintah Kecamatan Sagaranten telah melaksanakan penanaman jagung di wilayah hukum Polsek Sagaranten.

“Kami bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung program ini. Penanaman dilakukan di lahan produktif Kampung Cigadog, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten,” ujar AKP A. Suryana B.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Strategi tersebut mencakup pemanfaatan lahan produktif, pengawasan distribusi, dan rekrutmen personel dengan kompetensi di bidang pertanian, peternakan, dan kesehatan masyarakat.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sagaranten, Mabruri, menuturkan bahwa 32 hektare lahan dari 12 desa di Kecamatan Sagaranten telah ditanami jagung hibrida.

“Penanaman ini menjadi bukti sinergitas berbagai pihak untuk menopang ketahanan pangan dan mendukung program swasembada pangan nasional,” jelas Mabruri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Sagaranten, Camat Sagaranten, Kepala UPTD Pertanian Wilayah VII, Koordinator BPP Sagaranten, dan masyarakat setempat. Keberhasilan ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. (Aris)

Baca Juga :  Dinkes Garut Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf Atas Insiden Wartawan Dihalangi Masuk, Komitmen Perbaiki Komunikasi dengan Media

Berita Terkait

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang
Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:44 WIB

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Berita Terbaru