Presiden RRG Eldy Supriadi : Makna Segelas Kopi dalam Kesunyian malam, Menambah Semangat dan Teman Sejati

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Presiden Ruang Rakyat Garut (RRG), Eldy Supriadi, mengungkapkan pandangannya yang mendalam tentang makna segelas kopi di tengah kesunyian malam. Menurutnya, kopi bukan sekadar minuman, melainkan simbol semangat dan teman sejati dalam merenungi perjalanan hidup.

“Bagi saya, segelas kopi di malam hari itu memiliki makna yang berbeda. Saat semua orang sudah beristirahat, saya biasanya menyempatkan waktu untuk menikmati kopi. Kehangatannya menambah semangat, dan kesunyiannya memberikan ruang untuk berpikir lebih jernih,” ujar Eldy dalam perbincangan santai, Selasa (08/01/2025).

Eldy menambahkan, segelas kopi di malam hari menjadi teman sejati, terutama saat ia menghadapi berbagai tantangan dalam memimpin RRG. “Di tengah rutinitas dan tekanan pekerjaan, kopi memberikan jeda. Rasanya seperti berbicara dengan teman yang selalu mendukung tanpa menghakimi,” tuturnya.

Lebih jauh, Eldy juga memandang kopi sebagai medium refleksi yang mampu memunculkan ide-ide segar. “Saat kesunyian malam dan aroma kopi bersatu, sering kali saya menemukan solusi atas masalah yang sulit dipecahkan di siang hari. Ini bukan sekadar tentang kopi, tapi bagaimana kita menghargai momen untuk diri sendiri,” katanya.

Bagi Eldy, segelas kopi memiliki filosofi mendalam yang relevan dengan kehidupan. “Kopi itu pahit, tapi ada manisnya juga. Begitu pula hidup. Kita harus menikmatinya dengan seimbang, menghargai pahit dan manis yang datang,” pungkasnya.

Sebagai seorang tokoh yang aktif di masyarakat, pandangan Eldy Supriadi menunjukkan bagaimana kesederhanaan sebuah ritual harian seperti menikmati kopi dapat membawa dampak positif dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Bagi Eldy, segelas kopi bukan hanya teman malam, tetapi juga sumber semangat yang tidak tergantikan. (Red)

Baca Juga :  Diduga Kurangnya Perhatian dan Kepedulian Pemerintah Terhadap Masyarakat: Juju Juariah Tersisih di Tanah Sendiri, Ditengah Gemerlap Pembangunan Garut

Berita Terkait

Tiang Provider Berdiri di Ruang Publik Garut, Pemkab Didesak Ungkap Status Pemanfaatan Aset dan Kontribusinya
234SC Garut Bertransformasi Jadi Ormas, Okke M. Hadist: Siap Kawal Pemerintahan dan Perjuangkan Kepentingan Masyarakat
Ketua DPRD Garut Buka Ruang Kolaborasi, 234SC Didorong Aktif Kawal Kebijakan hingga Persoalan Sosial
Usai Pengukuran Lapangan, Hj. Nurlela Luruskan Polemik Perumahan di Mekarsari: Lahannya Tak Tergerus
Paripurna DPRD Garut: Fraksi PKS Pertanyakan Dasar Kajian Penataan PKL Rp4,79 Miliar, Jangan Sekadar Jadi Proyek
Penataan PKL Pasar Baru Garut, Ketua Bapemperda Dorong Penataan yang Tertib, Transparan, dan Berlandaskan Hukum
Pembangunan PKL Pasar Baru Dipertanyakan, Rawink Rantik Tantang Pemda Buka Payung Hukumnya
Aset Publik Dipakai Bisnis Provider, BPKAD Garut Akui Belum Ada Kontribusi Pemanfaatan Aset Daerah
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:59 WIB

Tiang Provider Berdiri di Ruang Publik Garut, Pemkab Didesak Ungkap Status Pemanfaatan Aset dan Kontribusinya

Minggu, 13 September 2026 - 19:20 WIB

234SC Garut Bertransformasi Jadi Ormas, Okke M. Hadist: Siap Kawal Pemerintahan dan Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Minggu, 13 September 2026 - 16:01 WIB

Ketua DPRD Garut Buka Ruang Kolaborasi, 234SC Didorong Aktif Kawal Kebijakan hingga Persoalan Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 00:22 WIB

Usai Pengukuran Lapangan, Hj. Nurlela Luruskan Polemik Perumahan di Mekarsari: Lahannya Tak Tergerus

Kamis, 10 September 2026 - 22:31 WIB

Penataan PKL Pasar Baru Garut, Ketua Bapemperda Dorong Penataan yang Tertib, Transparan, dan Berlandaskan Hukum

Berita Terbaru