Nusaharianmedia.com 28 April 2026 – Polemik pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Garut terus menjadi sorotan. Sebanyak 35 Pimpinan Anak Cabang (PAC) menegaskan bahwa mereka tidak pernah menolak agenda Muscab, apalagi melakukan sabotase atau boikot terhadap kegiatan tersebut.
Penegasan itu disampaikan sebagai klarifikasi atas isu yang berkembang di internal partai. Para PAC menyebut, keberatan yang muncul semata-mata ditujukan pada lokasi pelaksanaan Muscab yang dinilai tidak memenuhi prinsip netralitas.
Salah satu perwakilan PAC menyampaikan bahwa pemilihan lokasi menjadi persoalan krusial karena diduga memiliki keterkaitan dengan salah satu kandidat yang akan bertarung dalam Muscab.
“Kami bukan anti Muscab. Kami justru ingin Muscab berjalan dengan baik, demokratis, dan bermartabat. Namun lokasi yang dipilih tidak netral karena berkaitan dengan salah satu calon,” ujarnya.
Soroti Ketidaknetralan Lokasi
Para PAC mengemukakan sejumlah alasan yang mendasari sikap mereka, di antaranya:
Ketidaknetralan lokasi, yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena berkaitan dengan salah satu kandidat.
Potensi ketidakadilan, yang dikhawatirkan memunculkan keberpihakan dalam proses Muscab, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Menjaga marwah organisasi, mengingat Muscab merupakan forum tertinggi di tingkat kabupaten yang harus dijalankan secara objektif dan berintegritas.
Komitmen terhadap demokrasi sehat, dengan menjunjung prinsip jujur, adil, transparan, dan netral agar hasilnya legitimate dan diterima semua pihak.
Tuntutan dan Harapan
Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlangsungan organisasi, para PAC menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:
- Muscab tetap dilaksanakan, namun di lokasi yang netral
- Panitia bersikap objektif dan tidak memihak
- Seluruh PAC dilibatkan secara resmi dan adil
- Proses Muscab berjalan transparan serta sesuai aturan organisasi
Mereka menegaskan bahwa sikap ini bukanlah bentuk perpecahan, melainkan upaya menjaga persatuan dan integritas partai di daerah.
“PPP akan besar karena persatuan dan keadilan, bukan karena kepentingan segelintir pihak,” tegas salah satu perwakilan PAC.
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi Nusaharianmedia









