HMI Cabang Garut Serahkan Dua Policy Brief Strategis kepada Bupati, Soroti BUMD dan TJSLP

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusahariamedia.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Garut melakukan silaturahmi sekaligus audiensi strategis dengan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, pada Minggu malam (27/4/2025) sekitar pukul 21.00 WIB di Pendopo Garut.

 

Dalam pertemuan tersebut, HMI Cabang Garut menyerahkan dua dokumen policy brief yang berisi kajian akademik dan rekomendasi kebijakan terkait penguatan fiskal daerah serta optimalisasi implementasi regulasi pembangunan.

 

Ketua Umum HMI Cabang Garut, Yusup Saepul Hayat, menyampaikan bahwa policy brief pertama menyoroti rendahnya tingkat kemandirian fiskal Kabupaten Garut. Berdasarkan kajian HMI, kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih berada pada kisaran ±16,7% dari total APBD, yang menunjukkan ketergantungan tinggi terhadap pemerintah pusat .

 

“Permasalahan utama bukan semata pada keterbatasan ekonomi daerah, tetapi pada tidak optimalnya implementasi kebijakan, khususnya Perda Nomor 20 Tahun 2012 tentang pembentukan BUMD,” ujar Yusup.

Baca Juga :  “Ada Apa dengan Dinsos Garut?” Sengketa Lahan Sekolah Rakyat di Samarang Tak Kunjung Tuntas

 

Dalam dokumen tersebut, HMI menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang telah dibentuk secara normatif belum berfungsi optimal sebagai instrumen ekonomi daerah. Akibatnya, potensi sektor strategis seperti pariwisata, pertanian, dan perdagangan belum terkonversi menjadi sumber PAD yang signifikan .

 

Oleh karena itu, HMI mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk segera mengaktivasi dan merevitalisasi BUMD secara profesional sebagai langkah strategis dalam meningkatkan PAD dan memperkuat kemandirian fiskal daerah.

 

Sementara itu, policy brief kedua menyoroti implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 11 Tahun 2025 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP). HMI menilai bahwa hingga saat ini kebijakan tersebut belum berjalan efektif karena belum diterbitkannya Peraturan Bupati sebagai aturan teknis serta belum terbentuknya Forum TJSLP .

 

“Kondisi ini menyebabkan program TJSLP masih berjalan parsial, tidak terintegrasi dengan perencanaan pembangunan daerah, dan berpotensi tidak tepat sasaran,” lanjut Yusup.

Baca Juga :  Momentum Hari Koperasi Ke-79, Lima Desa di Mekarmukti Tegaskan Komitmen Kembangkan Koperasi Desa Lewat Launching KMP di SMKN I Garut

 

Padahal, menurut HMI, potensi TJSLP di Kabupaten Garut sangat besar dan dapat menjadi sumber pembiayaan alternatif di luar APBD apabila dikelola secara sistematis, terkoordinasi, dan akuntabel .

 

Dalam rekomendasinya, HMI mendesak Pemerintah Kabupaten Garut untuk segera menerbitkan Peraturan Bupati dan membentuk Forum TJSLP guna memastikan efektivitas, transparansi, dan keberlanjutan program.

 

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima langsung kedua dokumen policy brief tersebut dan menyambut baik kontribusi pemikiran dari HMI Cabang Garut. Ia menilai masukan dari kalangan mahasiswa menjadi bagian penting dalam proses penguatan kebijakan daerah.

 

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, dengan harapan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan elemen mahasiswa dalam mendorong pembangunan Kabupaten Garut yang lebih mandiri, progresif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah
Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan
Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah se-Jawa Barat 2026, Ketua DPD LASQI Tegaskan Wadah Silaturahmi Seniman Islami dan Ajang Pelestarian Seni Budaya Islam
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:27 WIB

Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB