Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Emak Ojoh, Lansia Sebatangkara Di Karangpawitan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nusaharianmedia.com  — Anggota DPRD Kabupaten Garut sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu. Pada Senin (15/9/2025), ia menyambangi Emak Ojoh, seorang lansia dhuafa sebatang kara di Kampung Tanjungpura RT 02 RW 05, Kelurahan Lengkong Jaya, Kecamatan Karangpawitan.

 

Kunjungan ini berawal dari informasi Ketua RW sekaligus kader PDI Perjuangan, Heri Nandi. Yudha hadir bersama Lurah Lengkong Jaya Undang Rohandi dan pendamping PKH, Nurul Ulpah Siti Patonah. Kondisi memprihatinkan terlihat di rumah Emak Ojoh: atap bocor, dinding rapuh, dan tidak memiliki jamban. Untuk keperluan MCK, ia terpaksa menumpang di toilet Masjid Jami dengan bantuan tetangga.

Baca Juga :  Sertijab Camat Karangpawitan, Drs. Anas Aolia Malik, M.Si Resmi Mengemban Tugas, Fokuskan pada Pendidikan, Kesehatan, dan Pembangunan Desa

 

“Melihat langsung kondisi ini, saya meminta Pak Lurah segera mengajukan proposal ke Bank BJB, Baznas, Pemkab Garut, hingga Kementerian Sosial. Harapannya, Emak Ojoh bisa mendapat bantuan perbaikan rumah melalui program Rumah Sejahtera Terpadu (RST),” ujar Yudha.

 

Ia menegaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia serta Perda Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, Emak Ojoh masuk kategori kelompok rentan yang wajib diprioritaskan pemerintah. Yudha mendorong adanya asesmen dari Kementerian Sosial serta kolaborasi Pemkab Garut dengan CSR perusahaan, Baznas, hingga iuran Korpri dan ASN.

Baca Juga :  Kesbangpol Garut Dorong Kemandirian Perempuan di Musda Pemudi PERSIS Ke-VII: Perempuan Berdaya, Organisasi Maju

 

“Minimal rumah Emak Ojoh diperbaiki dan dibuatkan toilet agar beliau tidak perlu berjalan jauh, apalagi harus dipapah. Beliau sudah lansia, tubuhnya ringkih, sungguh kasihan,” tambahnya dengan nada haru.

 

Selain itu, Yudha mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menumbuhkan kepedulian sosial melalui gerakan sederhana seperti jaga tetangga. Ia berharap tidak ada lagi lansia sebatang kara yang terabaikan.

 

Kunjungan ini menjadi seruan moral agar seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan pemuda bergandeng tangan menciptakan kehidupan yang lebih layak bagi para lansia dhuafa di Kabupaten Garut. (Red)

Berita Terkait

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid
PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut
Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal
Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut
“4 Bulan Tanpa Tindakan, Wildan Doggar Bongkar Buruknya Respons PLN”
Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas
Cegah Cyberbullying, DPPKBPPPA Garut Gaungkan Bela Negara Digital dan Peran Orang Tua
Perkuat Perlindungan Anak, DPPKBPPPA Garut Edukasi Siswa SMP soal Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:59 WIB

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:59 WIB

PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:12 WIB

Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal

Senin, 4 Mei 2026 - 20:10 WIB

Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:24 WIB

Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas

Berita Terbaru